Category Archives: Aliran Sesat

Kekejaman ISIS : Menyembelih orang kafir dan menentengnya

Apakah Termasuk dari Tuntunan Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam Menyembelih Kepala Orang Kafir dan Menentengnya?
Read the rest of this entry

Ikhwanul Muslimin (PKS) adalah sapi

قــال العلَّامــة مقبــل بــن هــادي الوادعــي-رحمــه الله-:

…فأقــول : إنَّ الإخــوان المسلميــن بقــر ، وبعــض إخوانــي يقــول : لِــمَ تقــول إنَّ الإخــوان المسلميــن بقــر؟، وأظنُّــه لَــم يقــرأ فــي البلاغــة ، فأنــا مــا عنيــت أنَّ لَهــم ذيــولًا وقرونًــا مثــل البقــر ، ولكــن أعنــي : انَّهــم شبيــه البقــر ولا يستحيــون وليــس لهــم مبــدأ…أهـ .

المصــدر : [ الباعــث علــى شــرح الحــوادث/ص : 15 ] .

Read the rest of this entry

Waspadailah persengkokolan Yahudi, Nashrani, Rafidhah, Khawarij dan ISIS

Asy Syaikh Shalih bin Sa’ad As Suhaimi hafidzahullah

Wahai saudara-saudaraku, jangan lupa berdoa untuk saudara-saudara kalian di Palestina, Syuriah, Irak, dan di setiap tempat. Karena semua ini hanyalah persekongkolan makruf yang telah bersepakat padanya semua orang kafir dari Yahudi, Nasrani, Hizb Iblis, Rafidhah, dan selain mereka. Mereka telah bersepakat dalam menyusun persekongkolan ini untuk menyibukkan kaum muslimin dari tauhid, memberikan fitnah pada mereka, dan menyampaikan ke target mereka yaitu membasmi kaum muslimin ahlus sunah sampai akarnya. Read the rest of this entry

Awas!! Deklarasi Khilafah Islamiyyah Khayal di Iraq!!

Baru-baru ini,  orang-orang dungu dari kalangan Khawarij di Iraq, membikin “kejutan” baru lagi dengan mendeklarasikan apa yang mereka sebut sebagai “Khilafah Islamiyyah” sebagai ganti dari ad-Daulah al-Islamiyyah fi al-Iraq wa asy-Syaim (DAIS) atau Islamic State in Iraq and Syam (ISIS). “Khilafah Islamiyyah” merupakan sebuah nama yang benar-benar mengundang simpati kaum muslimin secara luas. Membuat banyak pihak terkecoh dan terpesona, bahkan tertipu dengannya. Sehingga tidak jarang dari mereka yang turut mengelu-elukan, dan menganggap bahwa asy-Syaikh Abu Bakar al-Baghdadi al-Husaini yang dibai’at dan dinobatkan sebagai khalifah tersebut, benar-benar sebagai khalifah Islam. Tanpa mereka (kaum muslimin tersebut) mengetahui apa hakekat sebenarnya “Daulah Islamiyyah” atau pun “Khilafah Islamiyyah” itu, yang didirikan tidak lain oleh orang-orang khawarij. Belum apa-apa,  sudah ada pernyataan, bahwa mereka bersumpah akan menghancurkan Ka’bah jika berhasil menguasai Arab Saudi. Mereka menyatakan Ka’bah menyebabkan seseorang “menyembah batu selain Allah”.  Lahaula wala Quwwata illa billah!
Read the rest of this entry

Makna Taqiyah

Al-Ustadz Abul Abbas Muhammad Ihsan

Makna Taqiyah

Asy-Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir berkata, “Taqiyah menurut mereka (Syiah) adalah menampakkan sesuatu dengan menyelisihi yang mereka sembunyikan atau menyatakan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang mereka rahasiakan.” (asy-Syiah was- Sunnah, hlm. 100)

Taqiyah adalah perlindungan dengan maksud seseorang melindungi keselamatan  dan kehormatan diri dan harta dari bahaya musuh dengan menyembunyikan sesuatu serta melahirkan apa yang berlainan dengan hakikat (yang benar) yang tersembunyi di dalam hati. Dengan kata lain, taqiyah ialah tindakan berpura-pura atau hipokrit karena terpaksa. (Wikipedia)

Taqiyah dan Keyakinan Syiah
Read the rest of this entry

Kesesatan dan penyimpangan asy’ariyah

(Ditulis oleh: Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak)

Setelah kita menelusuri sosok Imam Abul Hasan al-Asy’ari, ternyata beliau adalah salah seorang ulama Ahlus Sunnah, bahkan dengan tegas beliau menyatakan berakidah seperti akidah al-Imam Abu Abdillah Ahmad bin Hanbal t.

Sekarang masih ada satu pertanyaan yang perlu kita jawab, yaitu Benarkah Asy’ariyah termasuk golongan Ahlus Sunnah wal Jamaah?

Untuk menjawab masalah ini kita harus mengetahui hakikat kelompok ini dan pemikiran-pemikirannya.

Siapakah Asy’ariyah? Read the rest of this entry

Kesesatan Hizbut Tahrir

Di sana disebutkan tentang siksa kubur dan fitnah Dajjal yang besar yang telah diriwayatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dengan hadits-hadits yang banyak. Salah satunya adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Di antara penciptaan Adam dan Hari Akhir akan muncul fitnah atas umatku yang lebih berbahaya daripada Dajjal.” (HR. Ahmad, Muslim, dan Al Hakim) Mereka (Hizbut Tahrir) tidak meyakini adanya Dajjal ini, karena mereka menganggap ini bukanlah hadits mutawatir. Kita tanya kepada mereka, bagaimana pendapat kalian terhadap hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu (tersebut) yang di satu sisi mengandung hukum syar’i, sehingga wajib bagi kalian pada akhir shalatnya mengucapkan : “Wa a’udzu bika min adzabil qobri.”

Pada suatu kesempatan ada dua pertanyaan yang keduanya bertemu pada satu titik berkenaan dengan Hizbut Tahrir (selanjutnya disingkat HT).

Pertanyaan Yang Pertama : Saya banyak membaca tentang Hizbut Tahrir dan saya kagum terhadap banyak pemikiran-pemikiran mereka, saya ingin Anda menjelaskan atau memberikan faedah pada kami dengan penjelasan yang ringkas tentang Hizbut Tahrir ini.
Read the rest of this entry

Uraian Ringkas Tentang Jama’ah Jihad Alias Al-Qa’idah (Al-Qaeda)

Inilah nukilan perkataan Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam pengasuh Dar Al-Hadits Ma’bar dalam kitab karya beliau, beliau mengatakan ketika menyebutkan firqah-firqah yang termasuk dalam aktor peperangan karena fitnah:

Jama’ah Jihad Yang Dikenal Dengan Al-Qa’idah

Jama’ah ini didirikan oleh Usamah bin Ladin dan orang-orang yang bersamanya di Afghanistan. Dan Usamah pada saat pendirian (jama’ah) ini berada pada aqidah yang jauh dari kotoran-kotoran pemikiran mengkafirkan kaum muslimin. Kemudian dia dikitari oleh orang-orang Mesir kaum takfiry lalu mereka meninggalkan pengaruh pada Usamah. Kemudian datanglah Aiman Azh-Zhawahiry pimpinan Jama’ah Jihad di Mesir, dan dia lebih banyak berpengaruh pada Usamah. Hal ini sebagaimana di jelaskan oleh Hasan As-Suraihy yang dahulunya tergabung dalam Jama’ahnya Usamah, namun dia meninggalkannya dan berlepas diri darinya. Hasan berkata: “Oleh karenanya aku mulai heran, karena sikap-sikap dan prinsip-prinsip Usamah setelah orang-orang Mesir yang tergabung dalam Jama’ah Jihad berkerumun di sekitarnya. Prinsip dan sikapnya menjadi sangat berbeda dengan prinsip dan sikapnya ketika mulai bergabung berjihad. Dimana dia pada awal keberadaan kami dalam jihad tahun 1987 dia menyingkirkan orang mesir yang tergabung dalam Jama’ah Jihad.” (Dinukil dari kitab “Kalimah Haq” hal. 174.).

Read the rest of this entry

Siapakah teroris khawarij itu?

Penulis : Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al-Atsari

Laa hukma illa lillah (tiada hukum kecuali untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala). Kata-kata ini haq adanya, karena merupakan kandungan ayat yang mulia. Namun jika kemudian ditafsirkan menyimpang dari pemahaman salafush shalih, kebatilanlah yang kemudian muncul. Bertamengkan kata-kata inilah, Khawarij, kelompok sempalan pertama dalam Islam, dengan mudahnya mengkafirkan bahkan menumpahkan darah kaum muslimin.

Read the rest of this entry

Korban Kedengkian Liberalisme dan Sikap Ekstrim Ikhwani

Sesungguhnya konflik yang terjadi di “Bumi Kinanah” (Mesir) pada hari-hari yang panas ini, merupakan tragedi memilukan dan musibah yang sangat besar. Dahi berkeringat dan hati kaum mukminin hancur karenanya. Ini merupakan buah dari kebusukan politik dan fanatisme kelompok yang sangat ekstrim. Akibatnya mengenai orang-orang tak bersalah. Mereka itu terseret dalam arus konflik yang memang sengaja terus diletupkan oleh musuh-musuh kita (orang-orang kafir). Yaitu tatkala mereka (orang-orang kafir) menjejalkan dan mendoktrinkan paham bahwa hukum itu adalah milik rakyat (demokrasi). Maka bangkitlah rakyat (terprovokasi) untuk saling memukul dan saling membunuh. Padalah Allah Jalla Jalaluhu berfirman, “ Tidak ada hukum kecuali milik Allah.” (Al-An’am: 57)

Salah satu media orang-orang liberalis – yang sangat dengki terhadap Islam dan kaum muslimin – mengklaim bahwa rakyat Mesir fitrahnya adalah penganut liberalisme!! “Sungguh besar kata-kata yang keluar dari mulut mereka, tidaklah mereka mengatakan kecuali kedustaan.” (Al-Kahfi : 5)

Demikianlah, makar dan tipu daya terus mereka lancarkan siang dan malam melalui berbagai mass media, yang menjadi corong kebatilan-kebatilan mereka dan menjadi mimbar kemungkaran mereka. Memprovokasi (rakyat) agar bertindak anarkhis dan melepaskan diri dari keterikatan dengan hukum-hukum syari’at. Mereka menampakkan permusuhannya terhadap syari’at Islam untuk membuat gentar dan takut rakyat.

Sebaliknya, pihak yang berlawanan dengan liberalis adalah para hizbiyyun dari kalangan Ikhwanul Muslimin (IM) dan orang-orang yang berjalan di atas cara mereka. Menempuh manhaj IM, yaitu berkecimpung dalam urusan politik, sebaliknya berpaling dari dakwah tauhid dan enggan mentarbiyah umat agar mau melaksanakan konsekuensi-konsekuensi tauhid. Padahal itulah manhaj nabawi dalam melakukan tarbiyah dan perbaikan. Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah, Inilah jalanku (yaitu) aku menyeru (berdakwah) mengajak kepada (agama) Allah di atas bashirah, aku dan orang-orang yang mengikutiku.” (Yusuf: 108), Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, “Jadikanlah yang awal kamu dakwahkan kepada mereka adalah syadat lailaaha illallah. “ dalam riwayat lain dengan lafazh, “… yang awal kamu dakwahkan adalah agar mereka mentauhidkan Allah.”  Jadi Tauhid adalah asas dan prioritas utama dakwah ke Jalan Allah, sekaligus merupakan tonggak utama perbaikan.

          

Maka akibat dari liberalisme dan manhaj Ikhwanul Muslimin (IM) ini adalah ditumpahkan darah orang-orang yang terjaga (haram) untuk dibunuh, yang diharamkan oleh Allah Jalla wa ‘Ala (untuk dibunuh) kecuali dengan haq (alasan yang dibenarkan dalam syari’at-Nya), berdasarkan firman Allah Ta’ala, “Janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan, kecuali dengan al-haq.” (al-An’am: 151), juga sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Seseorang akan terus berada dalam kelapangan pada agamanya selama dia tidak menumpahkan darah yang haram.” Juga sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Usamah bin Zaid, “Apakah engkau membunuhnya setelah ia mengucapkan Lailaaha illallah?!”  dan sangat banyak dalil-dalil yang menunjukkan betapa besar dosa menumpahkan dan mengalir darah jiwa yang dilindungi/dijaga dalam syari’at.
Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 799 pengikut lainnya.