Apakah Anak Zina Bisa Masuk Surga ?

Pertanyaan.
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil ifta.ditanya : Apakah anak hasil zina dapat masuk surga jika menjadi hamba yang taat kepada Allah, atau tidak ? Dan apakah dia ikut menanggung dosa zina orang tuanya ?

Jawaban.
Anak hasil zina tidak ikut menanggung dosa, karena perbuatan zina dan dosa kedua orang tuanya. Sebab hal tersebut bukan perbuatannya, tetapi perbuatan kedua orang tuanya, karena itu dosanya akan ditanggung mereka berdua. Allah سبحانه و تعالى berfirman.

“Artinya : Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” [Al-Baqarah : 268]

Dan firmanNya.

“Artinya : Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” [Al-An’am : 164]

Berkaitan dengan statusnya, dia seperti halnya orang lain. Kalau taat kepada Allah, beramal shalih dan mati dalam keadaan Islam, maka mendapat surga. Sedang, jika bermaksiat dan mati dalam keadaan kafir maka dia termasuk penghuni neraka. Dan jika mencampuradukkan antara amal shalih dan amal buruk serta mati dalam keadaan Islam maka statusnya terserah kepada Allah ; bisa mendapat pengampunanNya atau dihukum di neraka terlebih dahulu sesuai dengan kehendakNya, namun tempat kembalinya adalah surga berkat karunia dan rahmat Allah سبحانه و تعالى.

Adapun ungkapan yang mengatakan, “Tidak dapat masuk surga anak hasil zina? maka ini adalah hadits maudhu (palsu).

Hanya kepada Allah kita memohon taufikNya. Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

[Fatawa Islamiyah 4/522]

Iklan

3 pemikiran pada “Apakah Anak Zina Bisa Masuk Surga ?

  1. diiaan

    Apakah di terima tobat dan amal kebaikan seorang yg dulu nya berzinah kemudian tobat dan beberapa waktu kemudian melakukan zinah lg…dan mendapatkan adzab dunia…apakah diterima tobat nya??

    1. Taubat yg diterima adalah taubat nasuha yaitu dengan memenuhi tiga syarat taubat yang disebutkan oleh para ulama. Tiga syarat ini disimpulkan oleh para ulama dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

      Pertama, Keduanya harus menyesali perbuatan tersebut. Rasulullah bersabda:

      “Sesungguhnya penyesalan itu adalah taubat.”

      Karena itu hendaklah keduanya menyesali apa yang telah mereka lakukan.

      Kedua, melepaskan diri dan menjauhkan diri sejauh-jauhnya dari perbuatan yang seperti itu. Tidak lagi mengulangi maupun mendekati apa-apa yang akan menyeret dan mengantar kepada perzinaan, seperti pergaulan bebas dengan wanita (pacaran), berbincang-bincang secara bebas dengan wanita yang bukan mahram, bercengkerama, ikhtilath/ bercampurbaur. Semuanya adalah perkara yang diharamkan syariat untuk menutupi pintu perzinaan. Hendaknya keduanya menjauhkan diri dari itu semua.

      Ketiga, kemudian keduanya ber’azam/ bertekad kuat untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya tersebut. Juga beristighfar kepada Allah, memohon ampunan-Nya. Dalam hal ini ada hadits Abu Bakr Ash-Shiddiq tentang disyariatkannya seseorang yang telah melakukan perbuatan maksiat untuk shalat dua rakaat lalu memohon ampunan kepada Allah.¹

      Sangat jarang pelaku zina yg bertaubat dengan taubat nasuha, katanya taubat tapi masih pacaran, masih bergaul dengan lawan jenis yg bukan mahram, masih suka lirik-lirikkan dan nonton aurat (nonton tv)

      Kesimpulannya jika kamu memang jujur taubatnya maka kamu akan :

      1. Menundukkan pandangan mata dari yg diharamkan
      2. Menjauhi pergaulan yg diharamkan yaitu pergaulan lawan jenis yg bukan mahram
      3. Memakai hijab syar’i bagi wanita
      4. Menjauhi teman-teman yg buruk
      5. Mengerjakan shalat lima waktu di masjid bagi pria dan shalat di awal waktu dirumah bagi wanita

      Salah satu tanda kejujuran taubat adalah kamu bertekad kuat untuk merubah dirimu menjadi orang yg sholeh dan jika tidak ada keinginan untuk menjadi orang yg sholeh berarti taubatmu tidak jujur dan dikhawatirkan tidak diterima

      1. Sumber : https://shirotholmustaqim.wordpress.com/2017/01/02/taubat-dari-dosa-zina/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s