Menyelisihi golongan kafir merupakan tujuan syari‘at

Dari Abu Hurairah , ia berkata bahwa Rasulullah Sholallah ‘alaihi wassalam bersabda:

“Potonglah kumis kalian dan peliharalah jenggot kalian, berbedalah kalian dari golongan Majusi.” (HR. Muslim)

Hadits tersebut diakhiri dengan perintah yang selaras dengan bagian awalnya. Hadits itu menunjukkan bahwa sifat berbeda terhadap golongan Majusi merupakan tujuan syari‘at. Tujuan inilah yang merupakan salah satu sebab adanya ketetapan hukum ini. Secara umum berlaku sebab ketetapan suatu hukum telah lengkap.

Oleh karena itu, setelah kaum salaf memahami larangan menyerupai golongan Majusi dalam masalah kumis dan jenggot, mereka juga membenci menyerupai hal-hal yang lain yang merupakan kebiasaan Majusi walaupun tidak ditegaskan secara khusus oleh Nabi Sholallah ‘alaihi wassalam.

Imam Marwazi berkata: “Saya bertanya kepada Imam Ahmad bin Hambal tentang mencukur rambut bagian tengkuk. Jawabnya, perbuatan itu merupakan perbuatan kaum Majusi dan barang siapa meniru suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.”

Pada sebuah hadits dari Syadad bin Aus, ia berkata bahwa Rasulullah Sholallah ‘alaihi wassalam bersabda:

“Kalian harus menyelisihi kaum Yahudi, karena mereka tidak mau shalat dengan memakai sandal ataupun terompah mereka.” (HR. Abu Dawud)

Kaum Yahudi mencopot sandal mereka karena mencontoh Nabi Musa as. ketika mendapatkan perintah dari Allah “Copotlah kedua sandalmu.” (QS. Thaha ayat 12) Juga hadits dari ‘Amr bin ‘Ash ia berkata bahwa Rasulullah Sholallah ‘alaihi wassalam bersabda:

“Perbedaan antara puasa kita dengan puasa golongan ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim)

Hal ini menunjukkan bahwa membedakan dua macam ibadah tersebut merupakan tujuan syari‘at.

Jika dengan sikap menyelisihi orang-orang non-Islam merupakan suatu cara untuk menampakkan Islam, maka perbuatan tersebut merupakan tujuan pokok dari diutusnya para rasul, karena maksud diutusnya para rasul Allah adalah untuk memenangkan agama Allah di atas agama-agama lain.

Mukhtarat Iqtidha’ Ash-Shirathal Mustaqim
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Iklan

2 pemikiran pada “Menyelisihi golongan kafir merupakan tujuan syari‘at

  1. hamba ALLOH

    بسم الله الرحمن الرحيم‎ ‎
    1 kalau bisa, mohon djelaskan cukur rambut kepala sesuai tuntunan nabi muhammad baik model,ukuran panjang-pndeknya,atau brapa hari harus dcukur rambut.
    2.hukum laki2 memakai celak alis.
    jazaakallohu khoiron

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s