Janji Memaafkan Kesalahan, Tapi Kemudian Melanggarnya

Pertanyaan:
Adakalanya kami menerapkan peraturan atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh sebagian karyawan lalu kami menjanjikan untuk memaafkan sebagian mereka jika mereka mengakui kesalahan. Namun setelah itu kami tidak menepati apa yang telah kami janjikan pada mereka, kami memberlakukan sanksi dan hukuman pada mereka atas kesalahan tersebut. Bagaimana hukum perbuatan ini?

Jawaban:
Seharusnya seorang karyawan memiliki loyalitas dan keikhlasan dalam bekerja, jauh dari kecurangan, pengkhianatan dan penipuan. Jika ada kesalahan selayaknya tidak dihukum, berdasarkan firman Allah,

“Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah.” (Al-Baqarah: 286), dan sabda Nabi –shollallaahu’alaihi wasallam-,

ُر ِﻓ َﻊ َﻋ ْﻦ ُأ ﱠﻣ ِﺘ ﻲ ا ْﻟ َﺨ َﻄ ُﺄ َو ا ﻟ ﱢﻨ ْﺴ َﻴ ﺎ ُن .

“Dimaafkan dari umatku, kesalahan dan kelupaan” (Dikeluarkan oleh al-Hakim dalam al-Mustadrak (2/198), Ibnu Hibban no. 1498. Dihasankan oleh an-Nawawi dalam al-Arba’in, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahihul Jami’ no. 1731))

Jika mereka sering melakukan kesalahan dan tampak merugikan pekerjaan atau tidak mengindahkan aturan-aturan, maka mereka harus mengakui kesalahan-kesalahan tersebut dan meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi. Jika mereka telah berjanji maka yang utama adalah memaafkan mereka jika memang mereka bukan orang-orang yang suka meremehkan dan tidak banyak melanggar. Anda boleh memberlakukan sanksi dan hukuman terhadap orang yang sering melanggar dan meninggalkan pekerjaan.

Adapun orang-orang yang telah dijanjikan dimaafkan karena mau mengakui kesalahan, lalu anda melanggar janji itu, maka ini tidak boleh karena termasuk kebohongan dan pengingkaran terhadap janji. Bohong dan mengingkari janji itu termasuk sifat-sifat kaum munafiqin. Wallahu a’lam.

Rujukan:
Fatawa Islamiyah, Lajnah Da’imah, juz 3, hal. 56.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 1, penerbit Darul Haq.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s