Makna Ar Raqib (Maha Mengawasi)

(Ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc)

Nama Allah l Ar-Raqib tersebut dalam firman-Nya:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (an-Nisa: 1)

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu, “Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,” dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (al-Maidah: 117)

Asy-Syaikh Muhammad Khalil Harras berkata, “Salah satu al-Asma’ul Husna adalah Ar-Raqib. Nama Allah l tersebut maknanya sama dengan nama asy-Syahid. Keduanya menunjukkan bahwa Dia mengawasi makhluk-Nya, mendengar apa yang mereka perbincangkan, melihat apa yang mereka lakukan, mengetahui gerak-gerik mereka, mengetahui apa yang terlintas dalam pikiran, dan apa yang tebersit dalam kalbu, serta mengetahui perpindahan perhatian mereka. Tidak terlewatkan sedikitpun dari urusan mereka, baik yang mereka katakan maupun yang mereka lakukan, sebagaimana firman Allah l:
“Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Rabbmu biarpun sebesar semut kecil di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (Yunus: 61)

“Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (al-Mujadalah: 7)

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaf: 18)

Dalam hadits yang sahih disebutkan:

صَرِيحُ الْإِيْمَانِ أَنْ تَعْلَمَ أَنَّ اللهَ مَعَكَ حَيْثُ كُنْتَ

“Iman yang nyata adalah engkau mengetahui bahwa Allah l bersamamu di manapun kamu berada.”

Oleh karena itu, sikap al-muraqabah (merasa diawasi oleh Allah l), yang merupakan salah satu amalan kalbu yang paling agung, adalah bentuk penghambaan kepada Allah l sebagai bentuk refleksi dengan nama Allah l ar-Raqib dan asy-Syahid. Dengan demikian, ketika seorang hamba mengetahui bahwa gerak-geriknya yang lahir dan yang batin telah diketahui oleh Allah l seutuhnya, dan ia menyadari hal ini setiap saat, niscaya akan muncul pada dirinya penjagaan batin dari segala pikiran dan bisikan yang dimurkai oleh Allah l, penjagaan lahirnya dari segala ucapan dan perbuatan yang membuat murka Allah l, serta memunculkan sikap penghambaan pada taraf ihsan, sehingga ia beribadah kepada Allah l seolah-olah ia melihat-Nya dan apabila tidak melihat-Nya maka Allah l melihatnya.

Ibnul Qayyim t mengatakan, “Dialah Yang Maha Mengawasi pikiran-pikiran dan lirikan-lirikan. Lalu, bagaimana halnya dengan perbuatan anggota badan?!” Maksudnya, apabila Allah l mengawasi hal-hal yang detail dan tersembunyi, mengetahui rahasia kalbu dan niatnya, tentu lebih mengetahui yang lahir dan jelas, yaitu perbuatan anggota badan. (Syarh Nuniyyah, 2/89, hal ini dijelaskan pula sebelumnya oleh as-Sa’di. Lihat Syarh al-Asma’ul Husna)

Al-Qurthubi t mengatakan, “(Raqib) adalah salah satu dari sifat-sifat Dzat-Nya. Sifat ini kembali kepada ilmu, pendengaran, dan penglihatan-Nya. Sesungguhnya Allah l mengawasi segala sesuatu dengan ilmu-Nya yang suci dari kelupaan. Dia mengawasi segala sesuatu yang dapat dilihat dengan pandangan-Nya yang tidak pernah kantuk ataupun tidur. Dia juga mengawasi segala sesuatu yang dapat didengar dengan pendengaran-Nya yang dapat menangkap segala gerakan dan ucapan. Allah l mengawasi semuanya dengan sifat-sifat-Nya tersebut. Berada di bawah pengawasan-Nya segala yang inti dan yang rinci, serta segala yang tersembunyi di bumi dan langit. Tidak ada sesuatu yang tersembunyi dari-Nya. Bahkan, semua yang ada adalah sama, di bawah pengawasan-Nya yang merupakan sebagian dari sifat-Nya. (al-Kitabul Asna. Dinukil dari kitab Shifatullah karya Alwi bin Abdul Qadir, hlm. 131)

Sebagian ulama mengatakan, makna Ar-Raqib adalah Al-Hafizh.

Ibnu Manzhur dalam Kamus Lisanul Arab mengatakan, “Ar-Raqiib, sesuai wazan (timbangan) فَعِيلٌ yang maknanya adaah فَاعِلٌ (sebagai pelaku). Artinya adalah al-Hafizh, yang tidak terlewatkan dari-Nya suatu apapun (yakni segala sesuatu dijaga dan dipelihara oleh-Nya).” (Lisanul Arab)

Demikian pula dikatakan Ibnul Atsir t dalam kitabnya, Jami’il Ushul, dan Az-Zajjaj dalam kitabnya, Syarh al-Asma’ul Husna. (lihat kitab Shifatullah karya Alwi bin Abdul Qadir hlm. 131)

Buah Mengimani Nama Allah l ar-Raqiib

Dengan mengimani nama Allah l tersebut, akan tumbuh dalam diri seseorang pengawasan dan kontrol terhadap perbuatan lahiriahnya, sebagaimana juga terhadap amalan batinnya. Hal ini karena dia menyadari bahwa Allah l mengawasi semuanya, yang lahir ataupun yang batin, yang besar ataupun yang kecil, ucapan ataupun perbuatan, bahkan juga niatan.

Semoga Allah l senantiasa menganugerahkan taufik-Nya kepada kita semua dan kaum muslimin untuk selalu taat kepada-Nya.

Wallahu a’lam.

Sumber : http://asysyariah.com/ar-raqib/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s