Hukum merapikan gigi

Soal:

Apa hukum operasi untuk merapikan gigi?

Jawab:

Merapikan gigi ada 2 macam:

Merapikan gigi dengan tujuan agar terlihat lebih indah, hukumnya haram. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melaknat wanita yang merapikan gigi agar lebih indah yang dengannya merubah ciptaan Allah.
Demikianlah, padahal seorang wanita diminta untuk berhias, dan ia adalah tempat perhiasan, maka bagi laki-laki lebih utama untuk dilarang dari perbuatan tersebut.

Apabila merapikan gigi karena adanya aib, maka hal ini tidak mengapa. Karena sebagian manusia terkadang terlihat sebagian giginya lebih maju, baik itu gigi seri ataupun yang lainnya, yang menybabkan orang yang melihatnya menganggap itu adalah hal yang buruk. Dalam keadaan ini bagi seseorang untuk melakukannya, karena hal ini termasuk menghilangkan aib dan bukanlah untuk berhias.

Dan dalilnya adalah ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada seseorang yang terpotong hidungnya untuk memasang hidung dari perak, tetapi muncul bau tidak sedap, kemudian beliau memerintahkannya untuk memasang hidung dari emas. Karena hal ini untuk menghilangkan aib dan bukanlah untuk berhias.

Majmu’ fatawa asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin 17/22

Abdulaziz bantul (Salah satu thulab di Darul Hadist Fuyus,Yaman)

Sumber : WhatsApp SLN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s