Menghadirkan hati dalam ibadah

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum yaa ustadz.ana mau tanya bagaimana kiat untuk menghadirkan hati dalam beribadah?

jazakallaahu khairan katsiir

Jawaban :

Di jawab oleh al ust Abul hasan

Wa’alaikum salaam , menghadirkan hati dalam ibadah kata lain dari khusyu’ upaya yang harus kita lakukan tentunya adalah berusaha untuk itu menjiwai kebesaran robb ta’alaa .

Perkara ini termasuk perkara yang sangat berat yang semuanya kembali kepada pemahaman ilmu dan amal .

Contoh : perbedaan seorang yang berilmu saat membaca alquran dia akan mampu menghayati sehingga dapat meneteskan air mata dimana dikala itu ia menghadirkan hatinya karena ilmunya .

Menghindar dari banyaknya berkecimpung dalam masyakil dengan manusia  maupun permasalahan2 dunia karena itu juga akan mengganggu hati disaat2 ibadah .

Banyak berdoa kepada alloh untk diberikan sifat khusu’. Dengan terus menuntut ilmu maka akan terbuka pemahaman2 dan akan semakin mendatangkan keyakinan
Wallohu waliyyuttaufiiq.

Sumber : WA Tholibul Ilmi Cikarang

4 pemikiran pada “Menghadirkan hati dalam ibadah

    1. Maaf komentar antum tidak ilmiah sama sekali karena antum tidak menyebutkan sumber rujukan tafsir surat An Nashr ayat 3

      Jika tafsir ayat tersebut berasal dari kepala antum sendiri ana hanya bisa menasehatkan :

      Berhati-hatilah berbicara dalam masalah agama

      Dan satu lagi ana bukan ustadz, ana hanyalah penuntut ilmu yang ingin selalu bersikap ilmiah dalam beragama بعون الله

  1. jimiroy27

    kata ustadz hanya kata manusia, itu kan untuk memuliayakan (menghargai) seseorang, biar saja Allah yang mencatatnya sebagai amal baik bagi ane, buat antum bila nggak mau terserah Allah saja yang menilainya, jika ditolak hanya urusan ente sama Allah, nggak aku fikirin, Aku mau tanya apakah itu Ilmiyah Ustadz ? banyak orang bicara Ilmiyah baru keilmuan sama dengan suara informasi, warta berita, lupa pada ayat ashhaaf ayat 2 dan 3, sebab AlQURAN hanya dibaca tanpa diperaktekkan nggak pernah faham dalam hatinya, ingat Nabi Muhammad saw diturunkan AlQuran adalah hasil praktek, baru dibaca bukan hasil membaca, dan yg memberikan petunjuk memahami Alquran hanyalah Allah bukan manusia, bacalah ARrahman, mengapa sampai disebut 30 x nikmat apalagi yang kamu dustakan ? memang kebanyakan umat sekarang puunya penyakit : GENGSI, Sakit Hati, Merasa pintar, itulah penyakit musyrik hampir semua orang berpedoman padanya. hingga AlQuran hanya dibaca dan ditafsirkan saja, sementara pprakteknya jauh dari AlQuran, ketika ada orang lain mendapatkan kebenaran, tidak menghargai dan nggak mau mau menerimanya, lupa pada ayat AlBaqoroh 139, maunya berdebat,padahal Allah hanyalah menerima amaliah kebajikan jika bisa menghilang penyakit Kufur, Fusuq dan `ishyan, barulah orang disebut beriman (AlHujurat .7), dan itu pula salah satu syarat untuk mendapatkan petunjuk dari Allah swt, bukan petunjuk yang ditafsirkan manusia, ingatlah Rasulullah tak pernah seayatpun disebut Allah mentafsirkan AlQuran, bahkan disebut Allah hanyalah Takwil, ( Ali Imran.6 ), Warrasikhuuna fil`ilmi yaquuluuna amannaa bihi, kullun min `indinaa wamaa yadzdzakkaruu illa ulul AlBab= orang berilmu adalah amannaa bihii, semuanya dari sisi Allah, itulah peringatan bagi orang-orang yang berfikiran sehat
    Sdr Abu Utsman trima kasih atas pendapatnya, saya rela menerimanya smoga Allah selalu memberikan petunjuk untuk lebih memahami Quran, sebab apa yang ane katakan semua dari hasil praktek AlQuran pemahaman hati ane, yang birisi ruhani agar bertaqwa, bukan dari Ilmu hasil rujukan, yang berisi fisik(syari`at)dan ane memahami amanuu wa`amilush shalihat hasil kerja bukan hasil ilmu, karena kelak yang ditanyakan Allah hasil kerja, dan Allah tidak akan pernah menanyakan berapa banyak ilmumu dan berapa banyak hasil rujukan yang kau dapati. kelak banyak orang yang masuk neraka karena banyak segudang Ilmu akan tetapi amaliahnya sedikit karena tidak mampu diperaktekkan telah melanggar ayat AlBaqoroh.44

    1. Prinsip antum mirip sekali dengan prinsip orang² nashrani yaitu beramal tanpa ilmu

      Ana kasihan sama antum berulang² membaca Al Fatihah tapi tidak tahu maknanya

      Semoga Allah memberikan hidayah kepada antum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s