Kesesatan FPI : Mengingkari kemungkaran dengan kekuatan

Kita tahu bahwa FPI suka sekali mengimgkari kemungkaran dengan tindakan anarkis padahal hal itu dilarang oleh syariat islam, berikut ini penjelasannya :

🔺ﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻘﻴِّﻢ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ‏:

🔲 ﺇﻥَّ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ ﺷﺮﻉ ﻷﻣَّﺘﻪ ﺇﻳﺠﺎﺏ ﺇﻧﻜﺎﺭ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ﻟﻴﺤﺼﻞ ﺑﺈﻧﻜﺎﺭﻩ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻣﺎ ﻳﺤﺒُّﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ، ﻓﺈﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﺇﻧﻜﺎﺭ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ﻳﺴﺘﻠﺰﻡ ﻣﺎ ﻫﻮ ﺃﻧﻜﺮ ﻣﻨﻪ ﻭﺃﺑﻐﺾ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ؛ ﻓﺈﻧﻪ ﻻ ﻳﺴﻮﻍ ﺇﻧﻜﺎﺭﻩ ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳُﺒﻐﻀﻪ ﻭﻳﻤﻘﺖ ﺃﻫﻠﻪ،

🔲 ﻭﻫﺬﺍ ﻛﺎﻹﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻠﻮﻙ ﻭﺍﻟﻮﻻﺓ ﺑﺎﻟﺨﺮﻭﺝ ﻋﻠﻴﻬﻢ؛ ﻓﺈﻧﻪ ﺃﺳﺎﺱ ﻛﻞِّ ﺷﺮٍّ ﻭﻓﺘﻨﺔٍ ﺇﻟﻰ ﺁﺧِﺮ ﺍﻟﺪﻫﺮ،

🔲 ﻭﻗﺪ ﺍﺳﺘﺄﺫﻥ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ ﻓﻲ ﻗﺘﺎﻝ ﺍﻷﻣﺮﺍﺀ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﺆﺧِّﺮﻭﻥ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻦ ﻭﻗﺘﻬﺎ، ﻭﻗﺎﻟﻮﺍ : ﺃﻓﻼ ﻧﻘﺎﺗﻠﻬﻢ ؟ ﻓﻘﺎﻝ:

✅ ‏« ﻻَ، ﻣَﺎ ﺃَﻗَﺎﻣُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ‏» ، ﻭﻗﺎﻝ: ‏

✅ «ﻣَﻦْ ﺭَﺃَﻯ ﻣِﻦْ ﺃَﻣِﻴﺮِﻩِ ﻣَﺎ ﻳَﻜْﺮَﻫُﻪُ ﻓَﻠْﻴَﺼْﺒِﺮْ ﻭَﻻَ ﻳَﻨْﺰِﻋَﻦَّ ﻳَﺪًﺍ ﻣِﻦْ ﻃَﺎﻋَﺘِﻪِ ‏»،

🌅 ﻭﻣﻦ ﺗﺄﻣَّﻞ ﻣﺎ ﺟﺮﻯ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﺍﻟﻜﺒﺎﺭ ﻭﺍﻟﺼﻐﺎﺭ ﺭﺁﻫﺎ ﻣﻦ ﺇﺿﺎﻋﺔ ﻫﺬﺍ ﺍﻷﺻﻞ ﻭﻋﺪﻡ ﺍﻟﺼﺒﺮ ﻋﻠﻰ ﻣﻨﻜﺮٍ، ﻓﻄﻠﺐ ﺇﺯﺍﻟﺘﻪ ﻓﺘﻮﻟَّﺪ ﻣﻨﻪ ﻣﺎ ﻫﻮ ﺃﻛﺒﺮ ﻣﻨﻪ؛

🌅 ﻓﻘﺪ ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ ﻳﺮﻯ ﺑﻤﻜَّﺔ ﺃﻛﺒﺮ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮﺍﺕ ﻭﻻ ﻳﺴﺘﻄﻴﻊ ﺗﻐﻴﻴﺮﻫﺎ، ﺑﻞ ﻟَﻤَّﺎ ﻓﺘﺢ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻜَّﺔ ﻭﺻﺎﺭﺕ ﺩﺍﺭ ﺇﺳﻼﻡٍ ﻋﺰﻡ ﻋﻠﻰ ﺗﻐﻴﻴﺮ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻭﺭﺩِّﻩ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﺍﻋﺪ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ، ﻭﻣﻨﻌﻪ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ – ﻣﻊ ﻗﺪﺭﺗﻪ ﻋﻠﻴﻪ – ﺧﺸﻴﺔُ ﻭﻗﻮﻉ ﻣﺎ ﻫﻮ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﻨﻪ ﻣﻦ ﻋﺪﻡ ﺍﺣﺘﻤﺎﻝ ﻗﺮﻳﺶٍ ﻟﺬﻟﻚ ﻟﻘﺮﺏ ﻋﻬﺪﻫﻢ ﺑﺎﻹﺳﻼﻡ ﻭﻛﻮﻧﻬﻢ ﺣﺪﻳﺜﻲ ﻋﻬﺪ ﺑﻜﻔﺮٍ،

❗✔ ﻭﻟﻬﺬﺍ ﻟﻢ ﻳﺄﺫﻥ ﻓﻲ ﺍﻹﻧﻜﺎﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﻣﺮﺍﺀ ﺑﺎﻟﻴﺪ؛ ﻟﻤﺎ ﻳﺘﺮﺗَّﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻦ ﻭﻗﻮﻉ ﻣﺎ ﻫﻮ ﺃﻋﻈﻢ
ﻣﻨﻪ ﻛﻤﺎ ﻭُﺟﺪ ﺳﻮﺍﺀً.

📚‏« ﺇﻋﻼﻡ ﺍﻟﻤﻮﻗّﻌﻴﻦ ‏» ‏( 3/ 4‏)

Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

“Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mensyariatkan kepada umatnya kewajiban mengingkari kemungkaran agar terwujud melalui pengingkaran tersebut suatu kebaikan (ma’ruf) yang dicintai Allah dan Rasul-Nya. Jika ingkarul mungkar mengakibatkan terjadinya kemungkaran yang lebih besar darinya dan lebih dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya, maka tidak boleh dilakukan walaupun Allah membenci kemungkaran tersebut dan pelakunya.

Hal ini seperti pengingkaran terhadap para raja dan penguasa dengan cara memberontak, sungguh yang demikian itu adalah sumber segala kejahatan dan fitnah hingga akhir masa

Dan sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah meminta izin untuk memerangi para penguasa yang menunda-nunda shalat hingga keluar waktunya. Mereka berkata: apa tidak lebih baik bila kita memerangi mereka? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab:

ﻻ، ﻣﺎ ﺃﻗﺎﻣﻮﺍ ﺍﻟﺼﻼﺓ

Tidak, selama mereka masih mendirikan sholat. Beliau juga bersabda:

« ﻣﻦ ﺭﺃﻯ ﻣﻦ ﺃﻣﻴﺮﻩ ﻣﺎ ﻳﻜﺮﻫﻪ ﻓﻠﻴﺼﺒﺮ ﻭﻻ ﻳﻨﺰﻋﻦ ﻳﺪﺍ ﻣﻦ ﻃﺎﻋﺘﻪ »

Barang siapa melihat pada pemimpinnya apa yang dia membencinya, hendaknya ia (bersabar (menahan diri), dan jangan mencabut ketaatan kepadanya.

Dan barangsiapa merenungkan apa yang terjadi pada (umat) Islam dalam berbagai fitnah yang besar maupun yang kecil, niscaya akan melihat bahwa penyebabnya adalah mengabaikan prinsip ini dan tidak sabar atas kemungkaran, sehingga berusaha untuk menghilangkannya namun akhirnya justru muncul kemungkaran yang lebih besar darinya.”

Sungguh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menyaksikan kemungkaran terbesar di Makkah, namun beliau  tidak dapat mengubahnya. Bahkan, sekalipun Makkah telah dibukakan oleh Allah untuk beliau dan menjadi negeri Islam, ditambah keinginan kuat beliau untuk mengubah letak Ka’bah dengan mengembalikannya pada posisi fondasi Ibrahim. Akan tetapi, itu semua beliau urungkan, padahal beliau mampu. Beliau khawatir hal itu akan menimbulkan kemungkaran yang lebih parah, yaitu penolakan dari Quraisy, sementara mereka baru saja masuk ke dalam Islam dan baru beberapa saat terlepas dari kekafiran.

Berdasarkan hal itu, beliau tidak mengizinkan ummatnya untuk mengingkari kemungkaran dengan menggunakan kekuatan, karena biasanya menyebabkan kemungkaran yang lebih dahsyat.

I’laamul Muwaqqi’in 3/4
_________________

Sumber : WhatsApp Syarhus Sunnah

6 pemikiran pada “Kesesatan FPI : Mengingkari kemungkaran dengan kekuatan

  1. drajat suryadi

    Assalamualaikum.. Rasanya tidak adil menghukum FPI, hanya karena dari
    1 sudut pandang.. Lalu kita menyebar luaskan kepada sesama umat
    Islam.. Itu akan menimbulkan prasangka.. Bukankah kita harus
    bertabayyun.. Supaya perjuangan “dakwah” Islam bisa berhasil..
    Seharusnya kita lebih banyak lagi belajar mencari Ilmu.. Bukankah Ilmu
    Allah itu sangat luas.. Jangan karena kita dapat 1 ilmu, lantas
    dipakai utk menyerang sesama Saudara Muslim.. Wallohu’alam..

    Pada tanggal 11/01/15, Meniti Jalan yang Lurus

    1. Wa’alaikum salam

      Kesalahan FPI itu banyak dan saya hanya menyebutkan salah satunya saja. Kesalahan² FPI yg lainnya :

      1. Berakidah khawarij karena menentang penguasa muslim
      2. Suka melakukan demonstrasi yg merupakan ajaran yahudi
      3. Dan masih banyak lagi kesalahannya

      Tidak perlu tabayyun atas kesalahan² FPI karena sudah tersebar di berbagai media

      Beragamalah diatas dalil jangan taqlid atau memakai perasaan atau menuhankan akal na’udzu billah

    2. Sabar Akhi, mungkin belum tahu bahwa FPI sudah persuasif, sampai waktu yang cukup sehingga perlu diambil langkah-langkah yang frontal. Mungkin lebih berpahala preman bertato (Dibayar BOS maksiat) yang gebukin FPI daripada FPI yang membela diri. Atau mungkin lebih berpahala muslim yang membiarkan kemaksiatan meraja lela (walau dekat pesantren) daripada yang dengan imannya menghilangkan kemaksiatan.

  2. Ammi syarif

    Penilaian dengang pemahaman yg dangkal hy akan menimbulkan kesimpulan tak berbobot.

    Harusnya yg bikin sttement diatas, teliti dulu maksud “pemimpin” dalam hadits tersebut, apakah pemimpin yg hendak mnerapkan humum2 Islam sama dg pemimpin yg menerapkan hukum kufur demokrasi. Jika pmimpin nya menerapkn hukum jahiliyah demokrasi dimna standar kebenarannya bukn dari Alloh ttapi brdsrkn suara terbanyak, apa bisa dikatakan “pembrontak?” orang yg hndak menegakkan amar ma’ruf ?
    FPI punya SOP tersendiri jk ingin bertindak, ada teguran terlebih dahulu… Ada himbauan kpd pmerinth dn jg yg mnjadi target tindakan..

    Jika sudah smpai 3 x peringatan tdk diindahkn oleh pihak pmrinth dan tmpt maksiyat mk fpi bru bertindak… Bukn asal2an.

    Jika mmg pmerintah konsisten untuk mmbrntas sgl bntuk kmksiyatan, mngkin gk perlu lg ada fpi…

    Tp apa yg terjadi saat ini sgt brtolk blkng dg semangt dn ide keislaman.. Tmpt2 mksiyat mrj lela dimn2… Sdgkn pmerintah dg diam, apa smua ummt islam hrus ikut diam jg ??

    Llu dimana letak iman kita jk dmikian ada nya..Apa yg kita pamahmi ttg hafits ( من رأ منكم منكرا ….. ) dmn…??

    1. Silahkan baca penjelasan panjang tentang hadits diatas :

      asysyariah.com/hadits-sosok-yang-suci-bukan-syarat-penguasa-negeri/

      Kita harus taat kepada pemimpin walaupun pemimpinnya berhati setan dan bersabar atas kemungkaran mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s