Sebab seseorang dibiarkan Allah dikuasai musuhnya

قال شيخ ﻹﺳﻼﻡ ﺍﺑﻦ ﺗﻴﻤﻴﺔ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ:

ﻭﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﻘﻮﻝ : ﻳﺎ ﺭﺏ، ﺇﻧﻰ ﺃﺧﺎﻓﻚ ﻭﺃﺧﺎﻑ ﻣﻦ ﻻ ﻳﺨﺎﻓﻚ. ﻓﻬﺬﺍ ﻛﻼﻡ ﺳﺎﻗﻂ ﻻ ﻳﺠﻮﺯ، ﺑﻞ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﺃﻥ ﻳَﺨﺎﻑ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻭﻻ ﻳَﺨﺎﻑ ﺃﺣﺪًﺍ،

ﻓﺈﻥ ﻣﻦ ﻻ ﻳَﺨﺎﻑ ﺍﻟﻠﻪ، ﺃﺫﻝ ﻣﻦ ﺃﻥ ﻳُﺨﺎﻑ. ﻓﺈﻧﻪ ﻇﺎﻟﻢ ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﺃﻭﻟﻴﺎﺀ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ، ﻓﺎﻟﺨﻮﻑ ﻣﻨﻪ ﻗﺪ ﻧﻬﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ.

ﻭﺇﺫﺍ ﻗﻴﻞ : ﻗﺪ ﻳﺆﺫﻳﻨﻰ ؟ ﻗﻴﻞ : ﺇﻧﻤﺎ ﻳﺆﺫﻳﻚ ﺑﺘﺴﻠﻴﻂ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ، ﻭﺇﺫﺍ ﺃﺭﺍﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺩﻓﻊ ﺷﺮﻩ ﻋﻨﻚ ﺩﻓﻌﻪ، ﻓﺎﻷﻣﺮ ﻟﻠﻪ.

ﻭﺇﻧﻤﺎ ﻳﺴﻠﻂ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﺑﺬﻧﻮﺑﻪ، ﻭﺃﻧﺖ ﺇﺫﺍ ﺧﻔﺖ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺎﺗﻘﻴﺘﻪ ﻭﺗﻮﻛﻠﺖ ﻋﻠﻴﻪ ﻛﻔﺎﻙ ﺷﺮ ﻛﻞ ﺷﺮ، ﻭﻟﻢ ﻳﺴﻠﻄﻪ ﻋﻠﻴﻚ.

ﻓﺈﻧﻪ ﻗﺎﻝ :

}ﻭَﻣَﻦ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺣَﺴْﺒُﻪُ}،

ﻭﺗﺴﻠﻴﻄﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﺑﺴﺒﺐ ﺫﻧﻮﺑﻚ ﻭﺧﻮﻓﻚ ﻣﻨﻪ، ﻓﺈﺫﺍ ﺧﻔﺖ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺗﺒﺖ ﻣﻦ ﺫﻧﻮﺑﻚ ﻭﺍﺳﺘﻐﻔﺮﺗﻪ ﻟﻢ ﻳﺴﻠﻂ ﻋﻠﻴﻚ، ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ :

} ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻣُﻌَﺬِّﺑَﻬُﻢْ ﻭَﻫُﻢْ ﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﻥ }َ.

مجموع الفتاوى ١/٥٨

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

Sebagian orang mengucapkan: “Wahai Rabbku, sesungguhnya aku takut kepadamu dan takut kepada orang yang tak merasa takut kepada-Mu.” Ini adalah ucapan yang tidak boleh. Hendaknya seorang hamba hanya takut kepada Allah dan tidak takut kepada seorangpun selain Allah.

Sesungguhnya orang yang tidak takut kepada Allah, dia lebih rendah dari untuk ditakuti. Dia itu orang yang zhalim, termasuk wali setan, sehingga takut kepadanya telah dilarang Allah.

Jika ada orang beralasan: “Orang zhalim itu telah menyakitiku.” Dijawab: “Sesungguhnya dia mengganggumu dengan sebab Allah telah menjadikan dia menguasaimu. Jika Allah hendak menolak kejelekannya darimu, maka Allah akan lakukan. Dan urusan itu di tangan Allah.”

☑Orang yang zhalim itu menguasai seorang hamba itu hanya karena sebab dosa-dosanya. Jika engkau takut kepada Allah, bertakwa, bertawakal kepadanya, Allah akan mencukupimu dari kejelekan segala kejelekan dan Dia tidak akan membiarkanmu dikuasai orang itu.

Sesungguhnya Allah berfirman:

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Dialah yang akan mencukupinya.” (Ath Thalaq: 3)

Allah menjadikan musuh berkuasa itu karena sebab dosamu dan rasa takutnya kamu kepadanya. Jika engkau takut kepada Allah dan engkau bertaubat dari dosa-dosamu, meminta ampunan-Nya, Allah tidak akan menjadikan musuh menguasaimu. Sebagaimana Allah berfirman:

وَمَا كَانَ اللّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Tidaklah Allah mengadzab mereka, ketika mereka meminta ampun kepada-Nya.” (Al Anfal : 33)

📗 Majmu al-Fatawa 1/58
•••••••••••••
――――――――――――

Alih Bahasa: Syabab Ashhabus Sunnah

Sumber : WA Ashhabus Sunnah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s