Perhatikanlah diri-diri kita

قال العلامة صالح بن فوزان الفوزان :

ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﻳﺘﻨﺒﻪ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻭﻳﺘﻨﺒﻪ ﻷﻭﻗﺎﺕ ﺍﻟﻔﻀﺎﺋﻞ، ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ:

‏ﻳَﺎ ﺣَﺴْﺮَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻓَﺮَّﻃْﺖُ ﻓِﻲ ﺟَﻨْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺖُ ﻟَﻤِﻦَ ﺍﻟﺴَّﺎﺧِﺮِﻳﻦَ‏
ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻮﺍﺟﻪ ﻣﺎ ﺫﻛﺮﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ، ﺇﺫﺍ ﺍﻟﻘﻮﺍ ﻓﻴﻬﺎ،

ﻗﺎﻟﻮﺍ ﺭﺑﻨﺎ ﺃﺧﺮﺟﻨﺎ ﻧﻌﻤﻞ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﺬﻱ ﻛﻨﺎ ﻧﻌﻤﻞ،

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻼ ﻭﻋﻼ : ‏

(ﺃَﻭَﻟَﻢْ ﻧُﻌَﻤِّﺮْﻛُﻢْ ﻣَﺎ ﻳَﺘَﺬَﻛَّﺮُ ﻓِﻴﻪِ ﻣَﻦْ ﺗَﺬَﻛَّﺮَ ﻭَﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺍﻟﻨَّﺬِﻳﺮُ ﻓَﺬُﻭﻗُﻮﺍ ﻓَﻤَﺎ ﻟِﻠﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻣِﻦْ ﻧَﺼِﻴﺮ‏)،

ﻓﻤﻦ ﺿﻴﻊ ﻭﻗﺘﻪ ﻭﺣﻴﺎﺗﻪ ﻓﻬﺬﺍ ﻣﺼﻴﺮﻩ، ﻭﻻ ﺣﻮﻝ ﻭﻗﻮﺓ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﻠﻪ.

ﻓﻠﻨﺘﻨﺒﻪ ﻷﻧﻔﺴﻨﺎ، ﻭﻧﻨﺒﻪ ﻏﻴﺮﻧﺎ ﻭﻟﻨﺤﻔﻆ ﻭﻗﺘﻨﺎ ﻭﻟﻨﻐﺘﻨﻢ ﺃﻭﻗﺎﺕ ﺍﻟﻔﻀﺎﺋﻞ ﻗﺒﻞ ﻓﻮﺍﺗﻬﺎ،

ﻓﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﻫﻮ ﺭﺃﺱ ﺍﻟﻤﺎﻝ ﺍﻟﺬﻱ ﺗﺨﺮﺝ ﺑﻪ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ.

http://www.alfawzan.af.org.sa/node/13540

Al ‘Allaamah Sholih bin Fauzan Al Fauzan berkata:

Bahwa seorang muslim harus memperhatikan dirinya dan memperhatikan waktu-waktu yang memiliki keutamaan sebelum dia mengatakan (dengan penuh penyesalan sebagaimana yang Allah ta’ala sebutkan dalam ayat-Nya)

ﻳَﺎ ﺣَﺴْﺮَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻓَﺮَّﻃْﺖُ ﻓِﻲ ﺟَﻨْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺖُ ﻟَﻤِﻦَ ﺍﻟﺴَّﺎﺧِﺮِﻳﻦ
َ
“Sungguh merugi atas apa yang aku lalaikan dari apa-apa yang di sisi Allah dan dulunya aku adalah orang yang mencemooh hal itu.” [Az-Zumar:56]

Dan juga sebelum merasakan sebagaimana yang Allah ta’ala sebutkan tentang penghuni neraka ketika dilemparkan ke dalamnya, mereka mengatakan:

ﻗﺎﻟﻮﺍ ﺭﺑﻨﺎ ﺃﺧﺮﺟﻨﺎ ﻧﻌﻤﻞ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﺬﻱ ﻛﻨﺎ ﻧﻌﻤﻞ

“Mereka berkata: ‘Wahai Rabb kami keluarkanlah kami, agar kami bisa beramal shalih berlainan dari yang dahulu telah kami lakukan.” [Fathir:37]

Maka Allah jalla wa’ala berfirman:

ﺃﻭﻟﻢ ﻧﻌﻤﺮﻛﻢ ﻣﺎ ﻳﺘﺬﻛﺮ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺗﺬﻛﺮ ﻭﺟﺎﺀﻛﻢ ﺍﻟﻨﺬﻳﺮ ﻓﺬﻭﻗﻮﺍ ﻓﻤﺎ ﻟﻠﻈﺎﻟﻤﻴﻦ ﻣﻦ ﻧﺼﻴﺮ

“Bukankah Kami telah memanjangkan umur kalian dalam masa yang cukup supaya bisa untuk berfikir bagi orang-orang yang mau berfikir dan (bukankah) telah datang pada kalian sang pemberi peringatan? Maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang zhalim yang menolong.” [Fathir: 37]

Maka barangsiapa yang menyia-nyiakan waktunya dan hidupnya, inilah tempat kembali untuknya, laa haula walaa quwwata illa billah.

Maka perhatikanlah diri-diri kita dan juga yang lainnya, agar menjaga waktunya dan memanfaatkan waktu-waktu yang memiliki keutamaan sebelum terlewatkan,

Karena itu adalah modal utama yang menjadi bekal ketika keluar dari kehidupan dunia ini.

Syabab Ashhabus Sunnah

Sumber : WA Ashhabus Sunnah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s