Ahli ibadah dan wanita jalang

Di kisahkan bahwa ada seorang ahli ibadah dari bani Isroil yang dia senantiasa berada di souma’ahnya yaitu rumah  panggung tempatnya beribadah kepada ALLOH.

Ketika itu ada sekelompok orang yang suka menggoda dan menyesatkan manusia, yang mereka menyatakan kepada sesama temannya:

“Duhai seandainya saja kita bisa menyeret turun ahli ibadah itu dari tempat ibadahnya dengan sebab  suatu masalah jelek yang menimpanya?”
 

Setelah terjadi perbincangan diantara sesama mereka 

pada akhirnya merekapun sepakat untuk pergi menemui seorang wanita jalang dan memberikan kepada wanita tersebut harta untuk wanita itu mau menggoda ahli ibadah

Mereka menyatakan pada wanita tersebut: ” Godalah ahli ibadah itu !   mudah – mudahan kamu sukses menggodanya”

Maka wanita jalang ini mendatangi ahli ibadah tersebut di malam gelap gulita dan hujan turun dengan derasnya.

Ketika sampai di depan tempat ahli ibadah, maka wanita jalang ini berteriak dari luar : 

“Wahai hamba ALLOH ! Izinkan aku menginap di tempatmu!” 

Sementara itu ahli ibadah dalam keadaan sedang sholat dan lentera di tempat ibadahnya dalam keadaan menyala.

Mendengar suara wanita itu maka ahli ibadah tersebut masih terus menerus dalam sholatnya dan tidak menghiraukannya .

Sehingga wanita tersebut kembali berteriak:

” Wahai hamba ALLOH malam ini sangat gelap dan hujan sangat deras izinkan aku menginap di tempatmu!”

Terus menerus wanita itu meminta izin hingga ahli ibadah  memasukan wanita itu ke tempatnya.

Maka wanita itu masuk dan mulai berbaring seolah ingin mulai untuk tidur,  sementara ahli ibadah ada di dekatnya  sedang melanjutkan kembali sholatnya.

Wanita tersebut sengaja membolak balikkan badannya untuk memperlihatkan kecantikan parasnya pada ahli ibadah,

sehingga ahli ibadah mulai tergoda oleh dorongan jiwanya, namun ahli ibadah ini berkata pada dirinya sendiri :

“Demi ALLOH tidak akan aku turuti ajakanmu wahai jiwa, kecuali aku melihat dirimu bisa sabar terhadap panasnya api.

Maka ahli ibadah ini mendekat ke arah lentera dan menempelkan salah satu jarinya ke apinya hingga terbakar satu jarinya,

ketika dia merasakan tidak kuat untuk bersabar menahan sakitnya maka dia kembali ke tempat sholatnya dan melanjutkan ibadah sholatnya.

Ketika kembali jiwanya mendorongnya mengikuti godaan wanita tersebut, maka dia kembali mendekat ke lentera dan meletakan jarinya yg lain pada api lentera hingga terbakar, dan terus menerus ahli ibadah melakukan hal itu ketika hawa nafsunya berulang kali mengajaknya untuk mengikuti godaan si wanita hingga seluruh jarinyapun terbakar.

Ketika itulah  si wanita  melihat apa yg terjadi pada ahli ibadah maka wanita ini pingsan kemudian mati.

Dan ketika waktu telah masuk pagi,maka orang-orang yang menyuruh si wanita untuk menggoda ahli ibadah , segera bergegas ke tempat ahli ibadah untuk melihat apa yang telah di perbuat oleh si wanita.
Maka mereka melihat si wanita telah mati sehingga merekapun menyatakan pada ahli  ibadah
:” wahai musuh ALLOH, wahai orang yg riya, yang suka memamerkan ibadahnya, kamu sudah menzinainya kemudian kamu membunuhnya”?

Merekapun bergegas pergi menemui penguasanya dan mempersaksikan kepada penguasa kejadian tersebut

sehingga penguasa menetapkan hukuman mati bagi ahli ibadah.

Ketika pelaksanaan hukuman mati akan dilakukan maka ahli ibadah berkata:” biarkan aku dulu hingga aku sholat dua rokat.”

Maka diapun sholat kemudian berdoa kepada ALLOH
:” Wahai Robb-ku sungguh aku tahu bahwasannya engkau tidak akan menyiksaku dengan apa – apa yang tidak pernah aku lakukan. Akan tetapi aku meminta kepada ENGKAU agar akupun  tidak menjadi orang yg dijelek – jelekkan oleh para manusia sepeninggalku”.

Maka ALLOH menghidupkan kembali si wanita sehingga  si wanita kemudian menjelaskan pada orang orang yang ada tentang kejadian sesungguhnya

wanita itu berkata  :” Lihatlah oleh kalian jari- jari tangan ahli ibadah”.

Dan setelah orang – orang menjadi paham apa yang terjadi sesungguhnya maka sesaat kemudian wanita itupun ALLOH matikan kembali.

Sumber :

KITAB  AZ ZUHUD KARYA AL IMAM AHMAD BIN HAMBAL

Faedah :

Ustadz Abu Ukkasah Usamah Al Banjari

Sumber : Forum salafy Banjarnegara

6 ramadhan 1436

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s