Salah satu ciri anak durhaka

بر الوالدين

.قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله:

إذا تأمّلنا في أحوال النّاس اليومَ؛
وجدنا كثيراً مِنهم لا يَبرَّ بوالديه،
بل هو عاقٌّ،

تجدهُ يُحسنُ إلى أصحابه،
ولا يملُّ الجلوس معهم،
لكن لو يجلس إلى أبيه أو أمِّه
ساعةً من نهار؛
لوجدته متململاً،
كأنّما هو على الجمر؛

فهذا ليس ببارٍّ،
◻ بل البَارُّ مَن يَنشرحُ صدْرهُ لأُمِّه وأبيه، ويخدمهما على أهداب عينيه،
ويحرص غايةَ الحرص على رضاهما
بكلِّ ما يستطيع

شرح العقيدة الواسطية ج3/121

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله berkata :

Jika kita perhatikan keadaan umat manusia hari ini ,kita akan mendapati kebanyakan dari mereka tidaklah berbakti kepada kedua orang tuanya, bahkan dia berlaku durhaka.

Engkau jumpai dia berlaku baik kepada sahabat – sahabatnya dan tidak merasa jenuh duduk bersama mereka.Akan tetapi jika dia duduk bersama ayah dan ibunya sesaat saja di waktu siang hari , niscaya engkau dapati dia merasa jenuh, seakan – akan dia berada di atas bara api.

Maka dia bukanlah orang yg berbakti kepada kedua orang tuanya.Bahkan seorang yang berbakti ialah dia yang lapang dadanya untuk ayah dan ibunya, berkhidmat (melayani) untuk menyejukkan kedua mata mereka, dan bersemangat dengan sepenuh jiwanya untuk membuat keduanya ridho dengan mengerahkan segala sesuatu yg ia mampu.

Syarah Al-Aqidah Al-Wasithiyyah 3/121

Alih bahasa : Abu Kayyis Zain Al Ma’rufy حفظه الله

Sumber : WA Forum Salafy Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s