Tafsir Surat Yasin (Bag. 3)

Ayat Ke-5 Surat Yaasin

تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ

Arti Kalimat: (al-Quran ini) diturunkan (oleh) Yang Maha Mulya lagi Maha Penyayang

Ayat ini menunjukkan bahwa al-Quran itu diturunkan oleh Allah. Penggunaan kata ‘diturunkan’ menunjukkan salah satu dari sekian banyak sisi pendalilan dalam al-Quran bahwa Allah itu berada di atas. Menunjukkan ketinggian Allah. Al-Quran adalah Kalam Allah dan bukan makhluk, sebagaimana akidah yang disepakati Ulama Ahlussunnah.

Penggunaan lafadz ‘tanzil’ yang merupakan bentuk masdar dari kata ‘nazzala’ menunjukkan bahwa al-Quran itu diturunkan secara berangsur-angsur, tidak sekaligus.

وَقُرْآَنًا فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنْزِيلًا

Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian (Q.S al-Israa’ ayat 106)

Al-Quran itu diturunkan dari sisi Yang Maha Mulya lagi Maha Penyayang.

Allah sebutkan SifatNya, yaitu Yang Maha Mulya (al-Aziiz). Allah Maha Mulya dalam 3 keadaan:

Pertama, Maha Mulya dalam kedudukanNya (izzatul Qodr), artinya Allah memiliki kedudukan yang tinggi dan agung.

Kedua, Maha Mulya dalam hal mengalahkan (izzatul Qohr), artinya tidak ada satu pihakpun yang bisa mengalahkan Allah, justru semuanya tunduk di bawah kekuasaanNya.

Ketiga adalah izzatul imtina’. Allah tidak akan pernah tersentuh dengan keburukan sedikitpun. Tidak ada satupun yang bisa menimbulkan mudharat/ berbuat buruk kepada Allah.

Dalam ayat ini juga Allah sebutkan sifatNya Yang Maha Penyayang (arRohiim).

Al-Quran diturunkan dari sisi Yang Maha Mulya lagi Maha Penyayang. Mengapa Allah menyebutkan 2 Sifat ini ketika menyebutkan diturunkannya al-Quran? Untuk mengingatkan manusia bahwa al-Quran itu diturunkan oleh Dzat Yang Maha Mulya, maka hati-hatilah kalian, wajib bagi kalian berpegang teguh dengan al-Quran, karena jika tidak….kalian akan berhadapan dengan Yang Maha Mulya yang Tak Terkalahkan saat mengadzab sesuatu. Selain itu, al-Quran diturunkan oleh Yang Maha Pengasih. Ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa salah satu bentuk kasih sayang Allah yang terbesar adalah diturunkannya al-Quran.

Dengan al-Quran, menjadi hiduplah hati dan badan. Dengan al-Quran menjadi baiklah pribadi manusia dan masyarakatnya.

(Abu Utsman Kharisman)

WA al-I’tishom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s