Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat malam

“Mana yang lebih utama shalat malam atau menuntut ilmu?”

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menjawab,

“Menuntut ilmu lebih utama dari pada shalat malam.
Karena, sebagaimana kata al-Imam Ahmad rahimahullah, menuntut ilmu tidak ada sesuatu apapun yang bisa menandinginya bagi orang yang benar niatnya. Yaitu dengan meniatkan untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain. Jika seseorang begadang di awal malam, untuk mencari ilmu dalam rangka mengharap wajah Allah Ta’ala, baik dia mempelajarinya atau mempelajari dan mengajarkannya kepada manusia, maka itu lebih baik dari shalat malam, namun apabila dia bisa menggabungkan antara keduanya maka tentu ini lebih utama.

Akan tetapi apabila berbenturan antara keduanya, maka belajar ilmu lebih utama dan lebih didahulukan.

Oleh karena itulah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Abu hurairah untuk melakukan shalat witir sebelum tidur [HR. al-Bukhari, kitabu at-tahajjud, bab shalatu ad-dhuha. Muslim kitab shalatu al-musafirin, bab istihbab shalatu ad-dhuha]

Para ulama’ berkata: “Sebabnya adalah karena Abu Hurairah biasa menghafal hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di awal malam, lalu tidur di akhir malam. Maka Nabi shallahu’alaihi wa sallam memberikan bimbingan untuk shalat witir sebelum tidur.”

Fatawa Nur ‘ala ad-Darb juz 14, hal 133

Teks Arabic :

الدر الثمين من فتاوى الشيخ ابن عثيمين -رحمه الله تعالى

طلب العلم ﻻ ﻳﻌﺪﻟﻪ ﺷﻲء ﻟﻤﻦ ﺻﺤﺖ ﻧﻴﺘﻪ :

ﺃﻳﻬﻤﺎ ﺃﻓﻀﻞ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ ﺃﻭ ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ؟

✍ فأجاب رحمه الله بقوله :

🔹ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﺃﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ؛ ﻷﻥ ﻃﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ اﻹﻣﺎﻡ ﺃﺣﻤﺪ ﻻ ﻳﻌﺪﻟﻪ ﺷﻲء ﻟﻤﻦ ﺻﺤﺖ ﻧﻴﺘﻪ، ﺑﺄﻥ ﻳﻨﻮﻱ ﺑﻪ ﺭﻓﻊ اﻟﺠﻬﻞ ﻋﻦ ﻧﻔﺴﻪ ﻭﻋﻦ ﻏﻴﺮﻩ، ﻓﺈﺫا ﻛﺎﻥ اﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺴﻬﺮ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ اﻟﻠﻴﻞ ﻟﻄﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ اﺑﺘﻐﺎء ﻭﺟﻪ اﻟﻠﻪ ﺳﻮاء ﻛﺎﻥ ﻳﺪﺭﺳﻪ ﺃﻭ ﻛﺎﻥ ﻳﺪﺭﺳﻪ ﻭﻳﻌﻠﻤﻪ اﻟﻨﺎﺱ ﻓﺈﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﻠﻴﻞ، ﻭﺇﻥ ﺃﻣﻜﻨﻪ ﺃﻥ ﻳﺠﻤﻊ ﺑﻴﻦ اﻷﻣﺮﻳﻦ ﻓﻬﻮ ﺃﻭﻟﻰ،

👈🏻ﻟﻜﻦ ﺇﺫا ﺗﺰاﺣﻢ اﻷﻣﺮاﻥ ﻓﻄﻠﺐ اﻟﻌﻠﻢ اﻟﺸﺮﻋﻲ ﺃﻓﻀﻞ ﻭﺃﻭﻟﻰ، ﻭﻟﻬﺬا ﺃﻣﺮ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﺃﻥ ﻳﻮﺗﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻨﺎﻡ (ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﺨﺎﺭﻱ/ ﻛﺘﺎﺏ اﻟﺘﻬﺠﺪ: ﺑﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻀﺤﻰ ﻓﻲ اﻟﺤﻀﺮ، ﻭﻣﺴﻠﻢ/ ﻛﺘﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻤﺴﺎﻓﺮﻳﻦ: ﺑﺎﺏ اﺳﺘﺤﺒﺎﺏ ﺻﻼﺓ اﻟﻀﺤﻰ)

ﻗﺎﻝ اﻟﻌﻠﻤﺎء: ﻭﺳﺒﺐ ﺫﻟﻚ ﺃﻥ ﺃﺑﺎ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻛﺎﻥ ﻳﺘﺤﻔﻆ ﺃﺣﺎﺩﻳﺚ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻭﻝ اﻟﻠﻴﻞ ﻭﻳﻨﺎﻡ ﺁﺧﺮ اﻟﻠﻴﻞ، ﻓﺄﺭﺷﺪﻩ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻳﻮﺗﺮ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﻨﺎﻡ.

فتاوى نور على الدرب (113/14).

Sumber : http://www.manhajul-anbiya.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s