Syiah Rafidhah Houthi melakukan serangan rudal ke arah Makkah Al Mukarramah

Penjelasan asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah terkait serangan rudal ke arah Makkah al-Mukarramah oleh kelompok Houthi

Tanya :

“Sebagaimana Anda tahu – semoga Allah menjaga Anda – apa yang terjadi pada dua hari yang lalu, yaitu Houthi – Rafidhah melakukan serangan dengan menargetkan Makkah al-Mukarramah yang aman dengan senjata rudal. Namun Allah Subhanahu wa Ta’ala lembut, kemudian juga berkat kesigapan para tentara kita yang pemberani, (rudal tersebut berhasil dihadang) sebelum mengenai sasarannya. Bagaimana bimbingan Anda terhadap peristiwa tersebut dan apa kewajiban kaum muslimin terhadap peristiwa ini?”

Jawab :

“Kita memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengagalkan makar mereka (Houthi Rafidhah) terhadap Masjidil Haram. Kita do’akan kejelekan atas mereka, kita do’akan kejelekan atas mereka. Mereka berhak mendapatkan hukuman.

Mereka bukanlah yang pertama kali berbuat ini. Qaramithah (salah satu sekte Syi’ah juga, pen) apa yang dulu mereka lakukan terhadap Ka’bah? Sebelum mereka, apa yang hendak dilakukan oleh raja Habasyah. Dia hendak menghancurkan Ka’bah. Namun Allah selalu memantau mereka. 

Allah Ta’ala berfirman

(ألم تر كيف فعل ربك بأصحاب الفيل )

“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Rabb-mu bertindak terhadap tentara bergajah?”

Ini adalah raja Habasyah, datang dengan gajah yang sangat besar, untuk menghancurkan Ka’bah. Namun Allah halangi dia.

Lalu Allah kirim kepada mereka burung-burung yang banyak – sekelompok- yang menyambar-nyambar. Masing-masing burung membawa tiga batu, satu di paruhnya dan dua di kakinya. 

Tatkala berada di tengah-tengah barisan mereka, burung-burung itu melempari mereka dengan batu-batu tersebut. Batu tersebut memecahkan kepala kafir dan keluar dari duburnya. Sehingga membuat mereka binasa di tempat. Tidak ada seorang pun yang selamat.

“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Rabb-mu bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia jadikan makar mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sirna. Allah kirim kepada mereka burung-burung yang berbondong-bondong. Melempari mereka dengan batu-batu dari Sijjil (tanah yang terbakar). Allah jadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” [ al-Fiil : 1 – 5 ]

Tahun itu dinamakan dengan tahun gajah. Tahun itu bertepatan dengan dilahirkannya Rasulullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam – . Beliau dilahirkan pada tahun gajah. 

Qaramithah juga, apa yang mereka lakukan. Mereka membunuhi para jama’ah haji di Masjidil Haram, dan di ‘Arafah. Mereka mengambil al-Hajarul Aswad dan mereka bawa ke “Ka’bah” yang mereka bangun sendiri, yang diberi nama “Kabi’ah”. Mereka meletakkan Hajar Aswad di situ, dan terus berada di situ selama 20 tahun lebih. Hingga akhirnya Allah kembalikan lagi Hajar Aswad ke Ka’bah. 

Inilah perbuatan Syi’ah dan Rafidhah di tanah haram. Mereka adalah Syi’ah, kelompok Houthi adalah Syi’ah Rafidhah. Mereka berjalan di atas warisan nenek moyang mereka. Namun Allah akan terus memantau mereka.”

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=161446 

Majmu’ah Manhajul Anbiya || https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya || http://www.manhajul-anbiya.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s