Suami yang terbaik adalah suami yang paling baik akhlaknya kepada istrinya

Dari Abi Hurairah beliau berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْمَل الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya” (HR. Ahmad dan At Tirmidziy)

Dan dari ‘Aisyah beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُكُم خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُم ْلِأَهْلِي“

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian (dalam bermuamalah) dengan keluargaku” (HR. At Tirmidziy )

Asy-Syaukani rahimahullah berkata :

“Pada hadits tersebut terdapat peringatan bahwa orang yang paling tinggi kebaikannya dan yang paling berhak untuk disifati dengan kebaikan adalah orang yang terbaik bagi istrinya. Karena istri adalah orang yang berhak untuk mendapatkan perlakuan mulia, akhlak yang baik, perbuatan baik, pemberian manfaat dan penolakan mudharat.

Jika seorang pria bersikap demikian maka dia adalah orang yang terbaik, namun jika keadaannya adalah sebaliknya maka dia telah berada di sisi yang lain yaitu sisi keburukan.

Banyak orang yang terjatuh dalam kesalahan ini, engkau melihat seorang pria jika bertemu dengan istrinya maka ia adalah orang yang terburuk akhlaknya, paling pelit, dan yang paling sedikit kebaikannya. Namun jika ia bertemu dengan orang lain, maka ia akan bersikap lemah lembut, berakhlak mulia, hilang rasa pelitnya, dan banyak kebaikan yang dilakukannya.

Tidak diragukan lagi barangsiapa yang demikian kondisinya maka ia telah terhalang dari taufik (petunjuk) Allah dan telah menyimpang dari jalan yang lurus. Kita memohon keselamatan kepada Allah.”

Nailul Authar juz 6 hal. 246

Teks arabic :

عن أبي هريرة قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :

{أكمل المؤمنين إيمانا أحسنهم خلقا، وخياركم خياركم لنسائهم} 

رواه أحمد و الترمذي.

وعن عائشة قالت : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :

{خيركم خيركم لأهله، وأنا خيركم لأهلي} 

رواه الترمذي.

قال الشوكاني رحمه اللّٰه :

في ذلك تنبيه على أعلى الناس رتبة في الخير، وأحقهم بالاتصاف به هو من كان خير الناس لأهله، فإن الأهل هم الأحقاء بالبشر وحسن الخلق والإحسان وجلب النفع ودفع الضر،

فإذا كان الرجل كذلك فهو خير الناس وإن كان على العكس من ذلك فهو في الجانب الآخر من الشر،

وكثيرا ما يقع الناس في هذه الورطة، فترى الرجل إذا لقي أهله كان أسوأ الناس أخلاقا وأشجعهم نفسا وأقلهم خيرا، وإذا لقي غير الأهل من الأجانب لانت عريكته وانبسطت أخلاقه وجادت نفسه وكثر خيره،

ولا شك أن من كان كذلك فهو محروم التوفيق زائغ عن سواء الطريق، نسأل الله السلامة. 

نيل الأوطار الجزء السادس [ ص: 246 ]

Sumber : https://telegram.me/ashhabussunnah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s