Hukum berbicara saat wudhu

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang berbicara saat berwudhu, apakah ini makruh (dibenci)

Beliau menjawab :

Berbicara saat berwudhu bukanlah hal yang makruh, namun menyibukkan orang yang berwudhu sebab orang yang berwudhu semestinya di saat membasuh wajahnya ingat bahwa dia sedang melaksanakan perintah Allah Ta’ala. Begitu pula di saat membasuh kedua tangannya, mengusap kepalanya, dan membasuh wajahnya mengingat niat ini.

Sehingga jika seseorang berbicara kepadanya dan bercakap-cakap dengannya, niscaya akan hilang ingatan ini dan seringnya pula mengganggunya serta seringnya tertimpa was-was karenanya.

Jadi, yang lebih utama tidak berbicara hingga selesai dari wudhu. Hanya saja sekiranya dia berbicara, tidak mengapa.

Nurun ‘Ala Ad Darb

http://t.me/ukhwh

وقد سئل الشيخ ابن عثيمين عن : الكلام أثناء الوضوء ، هل هو مكروه ؟

فأجاب رحمه الله : ” الكلام في أثناء الوضوء ليس بمكروه ، لكن في الحقيقة أنه يشغل المتوضئ ؛ لأن المتوضئ ينبغي له عند غسل وجهه أن يستحضر أنه يمتثل أمر الله ، وعند غسل يديه ومسح رأسه وغسل رجليه ، يستحضر هذه النية ، فإذا كلمه أحد وتكلم معه ، انقطع هذا الاستحضار وربما يشوش عليه أيضاً ، وربما يحدث له الوسواس بسببه ، فالأولى ألا يتكلم حتى ينتهي من الوضوء ، لكن لو تكلم ، فلا شيء عليه ” .
انتهى من ” فتاوى نور على الدرب لابن عثيمين

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s