Haruskah menunggu mati untuk mempercayai

نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكرةً

“Kami menjadikan api itu untuk peringatan” ( Al Waqiah : 73 )

Ditafsirkan oleh Al Imam Mujahid dan yang lainnya ;

Yakni api di dunia mengingatkan api neraka

Tafsir At Thobari 22 /355

Para salaf jiwa mereka selalu diselimuti rasa takut dari api neraka, rasa takut membuat mereka tidak bisa tidur lelap, rasa takut menahan mereka dari makan dan minum

Bahkan ketakutan akan api neraka mengantarkan mereka kepada kematian seperti apa yang diriwayatkan tentang Ali bin Fudhail rahimahullah beliau wafat saat mendengarkan Firman Allah :

وَلَوْ تَرَى إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلَا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”

*( Al An’ am 27)*

Siyar Alamin Nubalaa 8 / 446

Lantas bagaimana keadaan kita sekarang , hati yg sakit bahkan mati yg tak lagi bisa mengambil pelajaran dari ayat – ayat Allah

Telah hilang rasa takut, maka inikah gambaran nifaq yg ada dalam hati kita?

Kalaulah begitu, maka sungguh benar perkataan Al Imam Hasan Al Bashri rahimahullah;

Sesungguhnya orang munafiq walaupun api neraka berada di belakangnya, tidaklah ia mempercayainya sampai api tersebut membakarnya

Az Zuhd Lil Imam Ahmad 324

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ وَنَسْأَلُكَ بِوَجْهِكَ الجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِوَجْهِكَ مِنَ النَّارِ

“Ya Allah, kami mohon kepada-Mu surga dan semua amal baik perkataan maupun perbuatan yang bisa mendekatkan diri kami kepadanya serta mohon perlindungan-Mu dari neraka dan murkamu, dan kami mohon kepada-Mu surga dan mohon perlindungan dari neraka dengan Wajahmu.

Amiin ya mujiibas saailin

Abul Fida’ bin Anwar ستر الله عيبه

Ma’ had Nurus Sunnah Tegal

Dipublikasikan oleh:
http://bit.ly/telegramTIC
http://bit.ly/websiteTIC

Iklan

Satu pemikiran pada “Haruskah menunggu mati untuk mempercayai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s