Kesesatan Aqidah Syiah

Asy Syaikh Al Allamah Ahmad Bin Yahya An Najmy رحمه اللّٰه berkata :

️Asy Syaikh (Hasan) Al Banna berusaha mendekatkan antara Sunnah dan Syiah dan ia menganggap kaum Syiah sebagai saudara-saudara dalam islam padahal mereka memiliki aqidah-aqidah yang bertentangan dengan agama islam dengan pertentangan yang jelas, diantara aqidah mereka adalah :

1. Kaum Syiah meyakini bahwa para imam-imam mereka ma’shum (terjaga) dari kesalahan dan mereka dalam hal ini telah menyelisihi ijma’ (kesepakatan) para ulama’ kaum muslimin bahwa tidak ada yang ma’shum selain para Nabi.

2. Kaum Syiah -atas mereka laknat Allah- atau sebagian dari mereka meyakini bahwa Jibril telah berkhianat lalu ia menyampaikan risalah kepada Muhammad padahal seharusnya risalah tersebut disampaikan kepada Ali dan ini merupakan kekufuran yang paling jelek.

3. Mereka mencela Abu Bakr, Umar dan Utsman serta para Shahabat yang lain dan mereka menuduh ‘Aisyah dengan kedustaan setelah Allah melepaskan beliau dari tuduhan dusta tersebut dan ini merupakan kekufuran dan pengingkaran terhadap apa yang datang dalam Al Quran dimana Allah membersihkan tuduhan tersebut dari beliau.

4. Mereka meyakini bahwa Al Quran telah dirubah dan dibuang darinya lebih dari separuh dan ini merupakan bentuk pendustaan terhadap firman Allah Ta’ala :

“إنا نحن نزلنا الذكر وإنا له لحافظون”.

“Sesungguhnya Kami yang menurunkan adz Dzikr (Al Quran) dan Kamilah yang akan menjaganya”.

5. Mereka meyakini bolehnya nikah mut’ah dan mereka menyelisihi kesepakatan kaum muslimin atas dihapuskannya hukum tersebut.

6. Mereka meyakini bahwa diperbolehkan bagi laki-laki untuk menikahi lebih dari empat orang wanita dan mereka menyelisihi kesepakatan kaum muslimin dalam hal ini.

7. Mereka menuhankan para imam-imam mereka secara khusus dan ahlul bait secara umum, hal itu dengan menamakan anak-anak mereka dengan nama-nama yang mengandung unsur penghambaan kepada mereka seperti Abduz Zahra’, Abdul Husain, Abdul Kazhim dan selain itu.

8. Mereka meyakini bahwa orang-orang yang meninggal dari kalangan para imam-imam mereka bisa mengabulkan doa dan menghilangkan kesusahan.

Sumber : Al Mauridul Adzbuz Zulal hal. 142.

telegram.me/dinulqoyyim

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s