Bahaya Perbuatan Zhalim

Zhalim terbagi menjadi dua :

1. Kezhaliman terkait dengan hak Allah,
2. Kezhaliman terkait dengan hak sesama hamba Allah.

Kezhaliman yang terbesar ialah yang berkaitan dengan hak Allah dan mensekutukan-Nya.

Adapun kezhaliman yang berkaitan dengan hak sesama hamba, ialah menzhalimi dirinya, hartanya, atau kehormatannya.

Kezhaliman dengan dua jenisnya merupakan perbuatan yang haram dilakukan. Dan Allah telah menyiapkan balasan yang dahsyat bagi pelaku kezhaliman tersebut. Di antaranya ialah orang yang zhalim tidak memiliki penolong dan pembela yang bisa menyelamatkannya dari adzab Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلا شَفِيعٍ يُطَاع

“Orang-orang yang zhalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorangpun pemberi syafa’at yang diterima syafa’atnya.” (QS. Ghafir: 18)

Pada hari kiamat, orang yang berlaku zhalim tidak memiliki teman setia yang bisa menyelamatkannya dari adzab Allah, demikian pula (ia tidak memiliki) pembela yang diterima pembelaannya.

Karena ia telah tercampakkan dengan kezhalimannya, kelakuannya yang semena-mena, dan permusuhannya.

Sehingga, orang yang zhalim benar-benar tidak mendapati seorangpun yang bisa menolongnya (dari adzab Allah).

وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

“Dan orang-orang yang zhalim tidak ada seorang penolongpun baginya.” (QS. Al-Baqarah:270)

Pada saat-saat yang genting ketika itu (pada hari kiamat), manusia sangat butuh bantuan, pertolongan, dan pembelaan. Tapi tidak seorangpun yang bisa menolong orang yang berlaku zhalim.

Orang-orang yang zhalim benar-benar dalam bahaya yang amat besar. Dalam firman-Nya Allah Subhanahu wa Ta’ala memperingatkan dan mengancam mereka,

وَلا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الأبْصَارُ * مُهْطِعِينَ مُقْنِعِي رُءُوسِهِمْ لا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ وَأَفْئِدَتُهُمْ هَوَاءٌ

“Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak).” (QS. Ibrahim:42)

Di dalam ayat ini terdapat ancaman bagi orang-orang yang zalim, dan di sisi lain merupakan hiburan bagi orang yang terzalimi.

Dimana Allah Subhanahu wa Ta’ala membiarkan mereka (orang yang zalim) hidup berlimpahkan rejeki dan harta benda. Hanyasaja itu bukan wujud kecintaan Allah padanya, akan tetapi sebagai bentuk penguluran waktu, jika telah tiba waktunya maka Allah akan mengadzabnya dan tidak akan melepaskannya,

وَكَذَلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَا أَخَذَ الْقُرَى وَهِيَ ظَالِمَةٌ إِنَّ أَخْذَهُ أَلِيمٌ شَدِيدٌ

“Dan begitulah adzab Rabbmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.” (QS. Huud:102)

Dan kezhaliman pada ayat di atas mencakup kezhaliman terkait dengan hak-hak Allah, dan kezhaliman antar sesama makhluk.

Sehingga, janganlah orang-orang yang berlaku zhalim mengira bahwa kezhaliman mereka akan dibiarkan begitu saja tanpa ada pembalasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jangan pula ia terlena dengan ketentraman hidup yang ia rasakan. Karena itu merupakan bentuk penguluran waktu, jika telah tiba waktunya maka ia akan merasakan adzab dan tidak bisa lepas darinya. wal’iyadzu billah.

Disajikan Oleh: Tim Warisan Salaf
Sumber Panduan: Syarah Riyadhus Shalihin (2/485-486) Tafsir As-Sa’di (hal.427) dan Tafsir Ibnu Katsir (4/515)

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s