Hukum merayakan malam nishfu sya’ban

Asy syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah ditanya:

“Apakah boleh merayakan malam nishfu (pertengahan) sya’ban dan menghidupkan malam tersebut (dengan ibadah, pen) ? ”

Beliau menjawab, “Tidak boleh merayakan malam nishfu sya’ban, ia tdk ada asalnya (dalam agama,pen), dan tidak pula (merayakan) malam 27 rajab yg mereka namakan malam isra’ mi’raj, semua itu adalah bid’ah.

Tidak dilakukan perayaan malam nishfu sya’ban, tidak pula malam 27 rajab, ini semua termasuk bid’ah yang diada-adakan oleh manusia.

Demikian pula perayaan maulid Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam adalah bid’ah, tidak boleh merayakan maulid nabi, tidak pula malam nishfu sya’ban, dan tidak pula malam 27 rajab yg mereka namakan dgn malam isra’ mi’raj, ini semua adalah bid’ah.

(Amalan tersebut,pen) tidak diamalkan oleh Rasulullah dan khulafa ar rasyidun, serta para sahabat nabi (yang lainnya). dan tidak pula diamalkan oleh salafus sholih pada tiga generasi utama. Bahkan ini adalah sesuatu yg diada-adakan oleh manusia. Kita memohon kepada Allah keselamatan.”

Sumber: http://cutt.us/TFdC
Diterjemahkan oleh Al-Ustadz Abu Ja’far Jember hafizhahullah

Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s