Kesalahan dan penyimpangan dai-dai rodja dalam bermanhaj

Bab 9 : Peringatan Tentang Bahayanya Duduk Dengan Ahli Bid’ah & Ahli Ahwa’ Serta Bergaul & Berjalan Bersama Mereka

Al-Fudhail bin Iyyadh رحمه الله berkata, “Siapa yang duduk dengan ahli bid’ah maka berhati-hatilah darinya dan siapa yang duduk dengan ahli bid’ah tidak akan diberi al-Hikmah. Dan saya ingin jika di antara saya dan ahli bid’ah ada benteng dari besi yang kokoh. Dan saya makan di sebelah Yahudi dan Nasrani lebih saya sukai daripada makan di sebelah ahli bid’ah.” (Al-Lalikai 4/638 no. 1149)

Hanbal bin Ishaq رحمه الله berkata, saya mendengar Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hanbal) رحمه الله berkata, “Tidak semestinya seseorang itu bersikap ramah kepada ahli bid’ah, duduk dan bergaul dengan mereka.” (Al-Ibanah 2/475 no. 495)

Dari Habib bin Abi al-Zabarqan رحمه الله ia berkata, Muhammad bin Sirin رحمه الله apabila mendengar ucapan ahli bid’ah, menutup telinganya dengan jarinya kemudian berkata, “Tidak halal bagiku mengajaknya berbicara…” sehingga iapun berdiri dan meninggalkan tempat duduknya. (Al-Ibanah 2/473 no. 484)

Seorang ahli ahwa’ berkata kepada Ayyub al-Sikhtiyani رحمه الله, “Hai Abu Bakar, saya ingin bertanya satu kalimat.” Beliau berkata –sambil berisyarat dengan jarinya–, “Tidak, meskipun setengah kalimat, tidak meskipun setengah kalimat…” (Al-Ibanah 2/447 no. 402)

Imam al-Barbahari رحمه الله berkata, “Perumpamaan ahli bid’ah itu seperti kalajengking, mereka menyembunyikan kepala dan badan mereka di dalam tanah dan mengeluarkan ekornya, maka jika mereka telah mantap dengan kedudukannya, mereka menyengat mangsanya. Demikian pula ahli bid’ah, mereka menyembunyikan diri mereka di tengah-tengah manusia lalu apabila mereka telah mantap dengan kedudukannya, mereka sampaikan apa yang mereka inginkan.” (Thabaqat Hanabilah 2/44)¹

Berkata al-Imam Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah:

“Mubtadi’ menjadikan bid’ahnya sebagai kebenaran dan (menganggap) bagian dari Islam, dan menjadikan orang yang menyelisihinya sebagai orang yang sesat, apabila ahlulhaq menyelisihinya dia hukumi mereka (ahlulhaq) sebagai orang yang sesat, dia perindah dan perbagus bid’ahnya, maka janganlah kalian duduk bermajelis dengan ahli bid’ah.” [Bahjatul Qori, halaman 75]²

Inilah salah satu prinsip ahlus sunnah yaitu tidak boleh duduk bermajelis dengan ahlul bid’ah. Prinsip inilah yang dilannggar oleh dai-dai rodja dan yang sejenisnya, mereka suka bergaul dan berhubungan dengan ahlul bid’ah padahal bergaul dan berhubungan dengan ahlul bid’ah adalah manhajnya ikhwanul muslimin karena itulah dai-dai rodja suka disebut dengan ikhwanul muslimin berbaju salafy.

Bukti dai-dai rodja duduk bermajelis dengan ahlul bid’ah adalah mereka menjadikan mubtadi Ali Hasan Al Halaby sebagai syaikh besar mereka, menyiarkan kajiannya dan mengundangnya setiap tahun ke negeri ini. Dan mereka juga berhubungan dengan yayasan hizbiyyah Ihyaut Turots.

Bahkan ada satu dai rodja yaitu Firanda yang suka duduk bermajelis dengan ahlul bid’ah seperti Derry Sulaiman (JT), Salim Fillah (IM) dan Felix Siauw (HTI)

Karena itulah kita tidak boleh mengambil ilmu dari ahlul bid’ah seperti dai-dai rodja dan yang sejenisnya, Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“طلب الهدى عند أهل الضلال أعظم الجهل”

“Mencari hidayah/petunjuk kepada orang-orang yang sesat adalah kebodohan terbesar.” (Majmu’ al-Fatawa 4/21)³

Wallahu’alam

Sumber Refrensi :

1. Sumber : Faedah dari kitab Lamudduril Mantsur dikutip dari Channel Telegram http://bit.ly/thoriqussalaf
2. Sumber : t.me/ImamRabee dikutip dari Channel Telegram t.me/salafymajalengka
3. Sumber : https://goo.gl/u89Fhj dikutip dari Channel Telegram http://bit.ly/ForumSalafy

Iklan

Satu pemikiran pada “Kesalahan dan penyimpangan dai-dai rodja dalam bermanhaj

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s