Istri shalehah dalam bingkai rumah tangga

Para pembaca rahimakumullah,

Kita telah mengetahui bahwasanya mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya. Akhlak yang baik merupakan amalan yang akan memperberat timbangan kebaikan seorang hamba pada hari kiamat kelak. Rasululloh bersabda:

مَامِنْشَيْءٍيُوضَعُفِيالْمِيزَانِأَثْقَلُمِنْحُسْنِالْخُلُقِوَإِنَّصَاحِبَحُسْنِالْخُلُقِلَيَبْلُغُبِهِدَرَجَةَصَاحِبِالصَّوْمِوَالصَّلَاةِ

“Tidak ada sesuatu yang lebih berat yang diletakkan pada timbangan (pada hari kiamat) daripada akhlak yang baik. Dan sesungguhnya pemilik akhlak yang baik dengan akhlaknya tersebut akan mencapai derajat orang yang rajin berpuasa (sunnah) dan shalat (malam).” (HR. at-Tirmidzi no. 1926, lihat ash-Shahihah no. 876 dan al-‘Irwa no. 941)

Dalam kehidupan rumah tangga, sebagaimana para suami dituntut untuk berakhlak yang baik, para istri pun dituntut yang demikian pula agar kelak menjadi istri shalehah. Bahkan Rasululloh telah memberikan pujian kepada istri salehah:
Lanjutkan membaca “Istri shalehah dalam bingkai rumah tangga”

Iklan

Pilihlah teman yang baik dan sholeh

Karena agama dan akhlak seseorang bisa dipengaruhi oleh temannya.

Dari shahabat Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu; Bahwasanya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
Lanjutkan membaca “Pilihlah teman yang baik dan sholeh”

Ringkasan adab makan dan minum

Para pembaca rahimakumullah, pada kesempatan kali ini kami akan menyebutkan beberapa adab seputar makan dan minum. Pembahasan akan kami tulis seringkas mungkin dan akan kami bagi menjadi dua bagian, agar kita tidak lelah atau jenuh ketika membacanya. Karena artikel yang panjang membuat pembaca menjadi jenuh atau tidak maksimal di dalam mengambil manfaat darinya.

Berikut adab-adab makan dan minum:
Lanjutkan membaca “Ringkasan adab makan dan minum”

Dalil-dalil haramnya ikhtilath (campur baur lawan jenis)

Ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Pembicaraan seputar ikhtilath atau bercampur baur antara laki-laki dan perempuan dengan tanpa hijab/tabir penghalang sudah pernah kita singgung. Namun karena banyaknya penyimpangan kaum muslimin dalam perkara ini dan adanya sisi-sisi permasalahan yang belum tersentuh maka tak ada salahnya kita bicarakan dan kita ingatkan kembali.

Bukankah Rabbul Izzah telah berfirman:
Lanjutkan membaca “Dalil-dalil haramnya ikhtilath (campur baur lawan jenis)”

Mayoritas istri selingkuh salah suami

Fenomena istri selingkuh semakin banyak setiap tahun. Banyak faktor penyebab istri selingkuh dari yang kurang perhatian, suami bersikap kasar, suami terlalu egois dan lain sebagainya. Tapi bukan itu penyebab utamanya, kesalahan terbesar ada di pihak suami yang melupakan kewajiban utamanya yaitu, Allah berfirman :
Lanjutkan membaca “Mayoritas istri selingkuh salah suami”

Bila suami membiarkan istrinya bermaksiat

BILA SUAMI MEMBIARKAN ISTRINYA BERMAKSIAT

Al-Ustadz Abdul Mu’thi Sutarman, Lc.

Tali pernikahan menuntut seorang suami sebagai kepala keluarga untuk memikul tanggung jawab yang tidak ringan dalam mengurusi istri dan anak-anaknya. Tanggung jawab ini tidak hanya berupa pemberian nafkah dan kebutuhan lahiriah saja. Namun lebih dari itu, yaitu memerhatikan perkara agama dengan membimbing mereka kepada ketaatan serta mencegah mereka dari kemaksiatan dan penyimpangan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

Lanjutkan membaca “Bila suami membiarkan istrinya bermaksiat”