Suami yang terbaik adalah suami yang paling baik akhlaknya kepada istrinya

Dari Abi Hurairah beliau berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْمَل الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya” (HR. Ahmad dan At Tirmidziy)

Dan dari ‘Aisyah beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُكُم خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُم ْلِأَهْلِي“

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian (dalam bermuamalah) dengan keluargaku” (HR. At Tirmidziy )

Asy-Syaukani rahimahullah berkata :
Lanjutkan membaca “Suami yang terbaik adalah suami yang paling baik akhlaknya kepada istrinya”

Suami Ideal, Antara Kenyataan dan Harapan

Al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi
 
Dengan segala hikmah dan kasih sayang-Nya Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan kehidupan rumah tangga sebagai kehidupan yang penuh hikmah, menyimpan segudang asa, dan menyisipkan banyak rahasia. Ada suka, ada pula duka. Walau jeram-jeram kehidupan selalu ada di hadapan, namun bunga-bunga kasih sayang dan cintalah yang kerap menjadi auranya. Dari kehidupan rumah tangga ini, lahirlah cikal bakal orang-orang besar yang mengantarkan umat menuju kejayaannya.

Itulah salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala di alam semesta. Namun, hanya kaum yang berpikirlah yang dapat mencerna dan memahaminya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (ar-Rum: 21)

Lanjutkan membaca “Suami Ideal, Antara Kenyataan dan Harapan”

Membantu tugas istri adalah sunnah nabi

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata:

Termasuk tawadhu’nya Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah beliau di dalam rumah membantu keluarga beliau. Beliau memerah susu kambing, menjahit sandal, membantu mereka di rumah mereka. Karena Aisyah pernah ditanya, apa yang diperbuat Nabi shallallahu alaihi wasallam di rumah beliau? Aisyah berkata : ”Beliau sering membantu keluarga beliau shallallahu alaihi wasallam.”

Lanjutkan membaca “Membantu tugas istri adalah sunnah nabi”

Keutamaan mengucapkan salam dan berjabat tangan sesama muslim

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

إن المؤمن إذا لقي المؤمن فسلم عليه وأخذ بيده فصافحه تناثرت خطاياهما كما يتناثر ورق الشجر

“Sesungguhnya seorang mukmin apabila bertemu dengan saudara mukmin lainnya, lalu ia mengucapkan salam kepadanya dan menjabat tangannya, maka akan berguguran dosa keduanya sebagaimana bergugurannya daun dari pohonnya.” (Ash-Shahihah no.526)
Lanjutkan membaca “Keutamaan mengucapkan salam dan berjabat tangan sesama muslim”

Larangan mencela atau menghina orang lain

Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata :

“Haram untuk merendahkan seorang Muslim walaupun ia mencapai derajat kefakiran dan kebodohan maka janganlah kamu meremehkannya..

Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Lanjutkan membaca “Larangan mencela atau menghina orang lain”

Adab-adab sebelum tidur

Islam sebagai agama yang sempurna telah mengajarkan beberapa adab mulia yang sepantasnya dilakukan oleh seorang muslim ketika hendak tidur. Di antara adab-adab tersebut adalah:

Mematikan lampu

Hanya berlaku bagi lampu yang dinyalakan dengan api.
Di dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim diceritakan, “Bahwasanya di Kota Madinah ada sebuah rumah yang terbakar di malam hari. Ketika disampaikan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tentang peristiwa tersebut, maka beliau bersabda,
Lanjutkan membaca “Adab-adab sebelum tidur”

Jauhi Teman Yang Buruk

Asy-syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata:

Jika engkau mendapati teman-temanmu yang menunjukkan engkau kepada kebaikan dan membantumu padanya (kebaikan tersebut), dan jika engkau lupa, mereka mengingatkanmu, dan jika engkau tidak tahu, mereka mengajarimu, maka pertahankanlah dia dan peganglah dia dengan kuat. Lanjutkan membaca “Jauhi Teman Yang Buruk”