Aqidah


(Lanjutan “Pentingnya Fiqh Islami” dan Fiqh (memahami) agama petanda bahwa Allah menghendaki kebaikan padanya)

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :

“Maka tugas seorang muslim adalah :

(lebih…)

FIQH (MEMAHAMI) AGAMA PETANDA BAHWA ALLAH MENGHENDAKI KEBAIKAN PADANYA

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :

“Fiqh (memahami) agama yang itu merupakan tanda kebahagiaan adalah ilmu yang memberikan pengaruh kepada pemiliknya untuk memiliki sifat Khasyah (takut) kepada Allah, dan mengantarkannya kepada menghormati larangan-larangan Allah, serta senantiasa merasa diawasi oleh-Nya. Di samping mendorongnya untuk senantiasa melaksanakan kewajiban-kewajiban dari Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya, serta mendorongnya untuk mau berdakwah ke jalan Allah dan menjelaskan syari’at-Nya kepada umat.

Barangsiapa yang diberi rizki Fiqh agama dalam bentuk seperti itu, maka itu adalah petanda dan alamat bahwa Allah menghendaki kebaikan padanya.

(lebih…)

Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah (wafat tahun 1420H) berkata:

Telah pasti dari Rasulullah ﷺ kalu beliau bersabda:

“Telah terpecah kaum Yahudi menjadi tujuh puluh satu golongan, yakni, semuanya di neraka kecuali satu,” mereka adalah pengikut Nabi Musa ‘alaihis salam.

“Dan telah terpecah kaum Nasrani menjadi tujuh puluh dua golongan”, maknanya sesungguhnya semuanya masuk neraka”, kecuali satu, mereka adalah para pengikut Nabi Isa ‘alaihis salam.

(lebih…)

SYUBHAT SEPUTAR PERIBADATAN TERHADAP KUBUR

Mufti: al-Imam Ibnu Baz rahimahullah

Pertanyaan :

“Ada seseorang bertanya, (Kaum musyrikin di masa Nabi ﷺ) berkata:”Kami tidak menyembah mereka kecuali untuk mendekatkan diri kami (kepada Allah). Orang-orang tersebut mengakui bahwa mereka beribadah (kepada berhala-berhala itu). Sedangkan orang-orang belakangan tidaklah mengatakan bahwa mereka beribadah (kepada kuburan). Mereka mengatakan bahwa mereka bertabarruk. (Bagaimana hukum perbuatan mereka ini)?”

Jawaban :

(lebih…)

Syirik adalah menjadikan sekutu bagi Allah pada sesuatu yang menjadi kekhususan-Nya baik uluhiyah, rububiyah, atau asma dan sifat-Nya.

Yang menjadi kekhususan Allah dalam uluhiyah maksudnya adalah ibadah. Sedangkan rububiyah adalah perbuatan-perbuatan Allah, dan asma serta sifat-Nya.

Sehingga, syirik bisa terjadi pada tiga hal:

(lebih…)

SERI AQIDAH SALAF (12)

KEUTAMAAN IKHLAS DALAM BERIBADAH

SYAITHON TIDAK KUASA MENGALAHKAN AHLI TAUHID

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahulloh- berkata :

Ketika syaithon berkata :

(قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ

فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ)

“Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu YANG IKHLAS di antara mereka”. (Al-Hijr : 39-40)

Maka Alloh ta’ala berfirman :

(lebih…)

SERI AQIDAH SALAF (11)

MALAIKATPUN DIPERINTAHKAN AGAR BERIBADAH KEPADA ALLAH تعالى

Syaikh Sholih Al-Fauzan -hafidhohulloh- berkata :

Sebagaimana ibadah adalah WAJIB dilakukan oleh seluruh jin dan manusia, berdasarkan firman Alloh ta’ala (yang artinya) :

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah hanya kepadaKu” (Surat Adz-dzaariyat : 56), maka IBADAH juga wajib bagi segenap malaikat. Alloh -‘azza wajalla- memerintahkan malaikat agar beribadah hanya kepadaNya semata, tiada sekutu bagiNya. Malaikatpun melaksanakan perintahNya.

️Alloh ta’ala berfirman :

(lebih…)

Laman Berikutnya »