Benarkah syafaat diminta kepada selain Allah?

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah

Banyak hal tentang syafaat yang disalahpahami oleh umat. Bahasan lanjutan ini akan mengupas lebih dalam bagaimana sesungguhnya hakekat syafaat.

Para ulama memasukkan pembahasan ini dalam pembahasan aqidah dan orang-orang yang menyelewengkannya dengan menyimpangkan hakikat syafaat, bakal disikapi dengan keras. Di antara mereka yang menyelewengkannya, ada yang ifrath (berlebihan) dalam memaknainya hingga jatuh dalam syirik besar. Ada juga yang menempuh jalan tafrith (meremehkan) permasalahan, bahkan menyimpangkannya hingga terjatuh dalam sikap menolak sebagian syafaat. Berdasarkan hal ini, para ulama menyebutkan kaidah-kaidah yang terkait dengan syafaat di dalam kitab mereka. Di antaranya:
Lanjutkan membaca “Benarkah syafaat diminta kepada selain Allah?”

Iklan

Wali Allah dan Wali Setan

Ditulis oleh al-Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah an-Nawawi

Di masyarakat, wali adalah gelar yang memiliki prestise tinggi. Orang yang dianggap sudah mencapai derajat wali, segala tindakan dan ucapannya bak titah raja, harus diterima dan dilaksanakan meski tak jarang melanggar syariat. Mestinya keadaan ini tidak terjadi bila masyarakat paham bahwa tidak semua orang yang dianggap sebagai wali adalah wali Allah ‘azza wa jalla.
Lanjutkan membaca “Wali Allah dan Wali Setan”

Dukun dan ciri-cirinya

Ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.

Perdukunan, ramalan nasib, dan sejenisnya telah tegas diharamkan oleh Islam dengan larangan yang keras. Sisi keharamannya terkait dengan banyak hal, di antaranya:

1. Apa yang akan terjadi itu hanya diketahui oleh Allah. Maka seseorang yang meramal berarti ia telah menyejajarkan dirinya dengan Allah dalam hal ini. Ini merupakan kesyirikan, membuat sekutu (tandingan) bagi Allah. Atau;

2. Meminta bantuan kepada jin atau setan. Ini banyak terkait dengan praktik perdukunan dan sihir semacam santet atau sejenisnya.

Praktik sihir, ramal, dan perdukunan sendiri telah dikenal di masyarakat Arab dengan beberapa istilah. Para dukun dan peramal itu terkadang disebut:
Lanjutkan membaca “Dukun dan ciri-cirinya”

Jauhilah perbuatan dzalim terhadap sesama karena perbuatan dzalim itu ada qishashnya di hari kiamat

Qishash secara umum, yang terjadi di antara orang-orang zalim, baik orang-orang yang beriman maupun orang-orang kafir.

Hal ini terjadi sebelum shirath. Ada yang berpendapat pada waktu hisab.

Adapun dalil yang menunjukkan terjadinya qishash secara umum adalah sebagai berikut.

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah bersabda,
Lanjutkan membaca “Jauhilah perbuatan dzalim terhadap sesama karena perbuatan dzalim itu ada qishashnya di hari kiamat”

Beriman kepada hal yang ghaib

Ditulis oleh Al-Ustadz Abdur Rahman Mubarak bin Ata

Di antara hal yang penting dalam akidah Islam adalah beriman terhadap urusan gaib.

Telah banyak orang tersesat dalam masalah ini. Sebagian mereka terjatuh dalam kekufuran karena mengaku tahu ilmu gaib. Sebagian orang membenarkan pengakuan orang yang mengaku tahu ilmu gaib tersebut.

Tidak sedikit pula orang-orang yang tidak meyakini sebagian urusan gaib, mengingkari masalah-masalah akidah, seperti azab kubur, telaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan lainnya.
Lanjutkan membaca “Beriman kepada hal yang ghaib”

Menghadiahkan bacaan Al Qur’an untuk si mayit

Imam Syafi’i rahimahullah berpendapat bahwasanya pahala bacaan al Qur’an tidak bisa sampai kepada mayit. Beliau berdalil dengan firman Allah Ta’ala

وأن ليس للإنسان إلا ما سعى

“Dan bahwasanya seorang manusia tidaklah mendapatkan melainkan apa yang telah diusahakannya.” ( QS. An Najm:39 )

Dan dengan hadits,
Lanjutkan membaca “Menghadiahkan bacaan Al Qur’an untuk si mayit”