Aqidah


Oleh karena itu wahai saudaraku apabila engkau mendzalimi saudaramu segeralah minta maaf dan selesaikanlah segera urusan dengannya

Assyaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Sesungguhnya mendzalimi manusia lebih berbahaya dari seseorang mendzalimi dirinya sendiri yang berkaitan dengan hak Allah (contohnya : dia melakukan perbuatan yang Allah haramkan) ,

(lebih…)

DOWNLOAD BULETIN AL FAIDAH PDF

SALAH KAPRAH KEMULIAAN KHILAFAH

Apa yang kita dengar di hari-hari ini pada sebagian ormas Islam yang meneriakkan slogan “khilafah…khilafah… ” menjadi sebuah fenomena yang penuh dengan ambiguitas. Dengan ambisinya yang hendak menguasai sendi-sendi pemerintahan dengan cara apapun mereka berkhayal akan terjadinya sistem kekhilafahan yang mulia.

Penegakan hukum Islam bukanlah diawali dengan meraih tampuk kepemimpinan sebagaimana yang mereka perjuangkan selama ini, namun seharusnya kita bangkitkan jiwa keIslaman kaum muslimin dengan dakwah menuju jalan Allah Ta’ala yang penuh hikmah sesuai dengan tuntunan Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Musa حفظه الله

Telegram : http://bit.ly/TamaamulMinnah

Download : https://app.box.com/s/i6e2sjr965ufcncp8jf866fxbx1zqhsz

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menegaskan,

أنه لا يمكن العيش إلا في الأرض لبني آدم؛ لقوله تعالى: {ولكم في الأرض مستقر ومتاع إلى حين} ؛ ويؤيد هذا قوله تعالى: {فيها تحيون وفيها تموتون ومنها تخرجون} [الأعراف: ٢٥] ؛ وبناءً على ذلك نعلم أن محاولة الكفار أن يعيشوا في غير الأرض إما محاولة يائسة

“Manusia tidak mungkin bisa hidup kecuali di bumi. Berdasarkan pada firman Allah,

(lebih…)

LARANGAN MEMBERIKAN UCAPAN SELAMAT KEPADA ORANG-ORANG KAFIR ATAS HARI-HARI RAYA MEREKA

[ Termasuk ucapan “Selamat Natal”, atau “Selamat Tahun Baru”, ( tahun baru masehi atau imlek, dll) ]

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata :

“Adapun memberikan ucapan selamat kepada mereka (orang-orang kafir) atas syi’ar-syi’ar kufur yang menjadi kekhususan mereka maka hukumnya HARAM dengan kesepakatan (para ‘ulama).

(lebih…)

(Lanjutan “Pentingnya Fiqh Islami” dan Fiqh (memahami) agama petanda bahwa Allah menghendaki kebaikan padanya)

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :

“Maka tugas seorang muslim adalah :

(lebih…)

FIQH (MEMAHAMI) AGAMA PETANDA BAHWA ALLAH MENGHENDAKI KEBAIKAN PADANYA

Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah :

“Fiqh (memahami) agama yang itu merupakan tanda kebahagiaan adalah ilmu yang memberikan pengaruh kepada pemiliknya untuk memiliki sifat Khasyah (takut) kepada Allah, dan mengantarkannya kepada menghormati larangan-larangan Allah, serta senantiasa merasa diawasi oleh-Nya. Di samping mendorongnya untuk senantiasa melaksanakan kewajiban-kewajiban dari Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya, serta mendorongnya untuk mau berdakwah ke jalan Allah dan menjelaskan syari’at-Nya kepada umat.

Barangsiapa yang diberi rizki Fiqh agama dalam bentuk seperti itu, maka itu adalah petanda dan alamat bahwa Allah menghendaki kebaikan padanya.

(lebih…)

Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah (wafat tahun 1420H) berkata:

Telah pasti dari Rasulullah ﷺ kalu beliau bersabda:

“Telah terpecah kaum Yahudi menjadi tujuh puluh satu golongan, yakni, semuanya di neraka kecuali satu,” mereka adalah pengikut Nabi Musa ‘alaihis salam.

“Dan telah terpecah kaum Nasrani menjadi tujuh puluh dua golongan”, maknanya sesungguhnya semuanya masuk neraka”, kecuali satu, mereka adalah para pengikut Nabi Isa ‘alaihis salam.

(lebih…)

Laman Berikutnya »