Inilah beberapa bukti Perhimpunan Al Irsyad adalah hizbiyyun

Al Irsyad adalah organisasi tua yang telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Organisasi ini didirikan oleh Ahmad Surkati tahun 1914, kini lembaga dakwah dan pendidikan dibawah naungan Ormas ini tersebar ke seluruh pelosok Indonesia.

Siapakah Ahmad Surkati, silahkan baca :

<!–more–>

https://tukpencarialhaq.wordpress.com/2007/03/28/ahmad-surkati-guru-agen-cia-sekutu-dan-sahabat-misionaris-kafir-belanda/

Bukti-buktinya :

1. Perhimpunan Al Irsyad mendukung aksi demonstrasi

https://gemaislam.com/2715-dpp-perhimpunan-al-irsyad-buka-dapur-umum-dukung-aksi-bela-islam-jilid-iii.html

2. Ketua Perhimpunan Al Irsyad mengkritik pemerintah secara terang-terangan terkait perpu ormas

https://gemaislam.com/3251-soal-perpu-ormas-ketua-umum-dpp-perhimpunan-al-irsyad-pemerintah-perlu-kaji-ulang.html

Padahal mengkritik pemerintah secara terang-terangan adalah metodenya khawarij. Selain itu salah satu tujuan perpu ormas adalah untuk membubarkan HTI bukannya didukung malah dikritik

3. Salah satu medianya Perhimpunan Al Irsyad yaitu Gemaislam.com melakukan ujaran kebencian kepada Presiden RI dan mencela Intelejen Negara

https://gemaislam.com/2590-presiden-menghindar-aksi-damai-411-informasi-intelijen-menyesatkan.html

4. Al Irsyad terpecah menjadi dua

Ahlus Sunnah identik dgn persatuan sedangkan ahlul bid’ah identik dgn perpecahan dan inilah yg terjadi pada al irsyad yg terpecah menjadi dua yaitu Al Irsyad Islamiyah dan Perhimpunan Al Irsyad. Ini membuktikan bahwa mereka tidak berada diatas manhaj ahlus sunnah

https://gemaislam.com/836-basyir-syawi-jadi-ketua-umum-dua-kubu-al-irsyad-akan-bersatu.html

Demikianlah beberapa bukti kalau Al Irsyad tidak diatas manhaj ahlus sunnah tapi Al Irsyad berada diatas manhaj hizbiyyah dan Rodja adalah salah satu medianya Hizbiyyun Perhimpunan Al Irsyad, silahkan lihat :

https://mediaalirsyad.com/relasi

Bagaimana mengenali pengikut hawa nafsu

Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah berkata :

“Bila engkau berkata kepada pengikut kebenaran jika dia salah : “Engkau menyalahi dalil, engkau menyalahi sunnah.”

Maka sesungguhnya dia akan menerimanya. Karena tujuannya adalah kebenaran, dan bukanlah dia bermaksud untuk memenangkan pendapatnya.

Lanjutkan membaca “Bagaimana mengenali pengikut hawa nafsu”

Cara Menafsirkan Al Qur’an

Syaikh Al-Albani ditanya:

Apa yang harus kita lakukan untuk dapat menafsirkan Al-Qur’an ?

Jawaban:

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan Al-Qur’an ke dalam hati Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam agar beliau mengeluarkan manusia dari kekufuran dan kejahilan yang penuh dengan kegelapan menuju cahaya Islam. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 1 :

“Alif, laam raa.(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. ”

Allah Ta’ala juga menjadikan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai orang yang berhak menjelaskan, menerangkan dan menafsirkan isi Al-Qur’an. Firman Allah Ta’ala di dalam surat An-Nahl ayat 44:
Lanjutkan membaca “Cara Menafsirkan Al Qur’an”

Ahlus sunnah bukan sekedar pengakuan

Ahlus sunnah atau salafy itu bukan sekedar pengakuan tapi harus dibuktikan dengan amalan

Lalu apa yang harus diamalkan?

Tentu saja seorang ahlus sunnah harus mengamalkan aqidah dan prinsip ahlus sunnah, beberapa diantaranya yaitu :

Asy-Syaikh al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata dalam kitabnya ushul wa mumayyizat ahlissunnah waljama’ah,
Lanjutkan membaca “Ahlus sunnah bukan sekedar pengakuan”

Ahlus sunnah mendoakan kebaikan untuk pemerintah

Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf

Al-Imam al-Barbahari rahimahumallah berkata, “Apabila engkau melihat ada orang yang mendoakan kebaikan untuk penguasa, ketahuilah dia seorang Ahlus Sunnah, insya Allah.”

Al-Imam Fudhail bin Iyadh rahimahumallah berkata, “Sekiranya aku mempunyai doa (yang terkabul), aku tidak akan mengarahkannya kecuali untuk penguasa.”

Seseorang bertanya, “Hai Abu Ali (Fudhail), jelaskan maksud kalimat ini kepada kami semua.”
Lanjutkan membaca “Ahlus sunnah mendoakan kebaikan untuk pemerintah”

Rukun Dakwah Salafiyah

Penulis : Al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Manhaj salaf, dakwah salafiyah, dibangun di atas dua rukun yang tidak mungkin terpisahkan, yaitu:

A. At-Ta’shil

Maksudnya, menjelaskan prisip-prinsip dan pilar-pilar manhaj serta dakwah di atas dasar al-Qur’an dan as-Sunnah dengan pemahaman salaful ummah. Termasuk dalam rukun ini adalah hal-hal berikut.

Penjelasan tentang prinsip-prinsip dan dasar-dasar akidah Islamiah salafiyah yang terangkum dalam rukun iman yang enam.
Lanjutkan membaca “Rukun Dakwah Salafiyah”

Ahlus sunnah mendoakan kebaikan untuk pemerintah

AHLUS SUNNAH MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK PEMERINTAH

Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf

Al-Imam al-Barbahari rahimahumallah berkata, “Apabila engkau melihat ada orang yang mendoakan kebaikan untuk penguasa, ketahuilah dia seorang Ahlus Sunnah, insya Allah.”

Al-Imam Fudhail bin Iyadh rahimahumallah berkata, “Sekiranya aku mempunyai doa (yang terkabul), aku tidak akan mengarahkannya kecuali untuk penguasa.”

Seseorang bertanya, “Hai Abu Ali (Fudhail), jelaskan maksud kalimat ini kepada kami semua.”

Al-Imam Fudhail rahimahumallah menjawab, “Jika aku arahkan pada diriku, kebaikannya tidak akan kembali kecuali kepada diriku. Akan tetapi, jika aku arahkan kepada penguasa, penguasa itu akan menjadi baik sehingga baiklah keadaan rakyat dan negara.”
Lanjutkan membaca “Ahlus sunnah mendoakan kebaikan untuk pemerintah”