Hukum demonstrasi dalam islam

️Berkata syaikh Robi’ Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه :

Tidak ada satupun aksi demonstrasi di dunia termasuk di Eropa dan di Amerika melainkan terjadi padanya kerusakan dan pengrusakan fasilitas-fasilitas, penghancuran mobil-mobil, penjarahan toko-toko, tertumpahnya darah dan tersebarnya rasa takut yang itu semua tidak diperbolehkan oleh akal maupun syariat bahkan diharomkan oleh syariat Allah dengan sebesar-besar pengharoman, dan sesuatu yang jarang jika ada tidaklah dianggap.
Lanjutkan membaca “Hukum demonstrasi dalam islam”

Iklan

Cinta dan benci karena Allah (Prinsip Al Wala Wal Bara)

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman

Cinta dan benci adalah dua kata yang bertolak belakang. Kurang lebih sepadan dengan “suka dan tidak suka” atau “sudi dan tidak sudi.” Cinta akan datang jika segala keinginan tercapai dan segala kemauan tersalurkan. Benci datang apabila tidak tercapai apa yang diinginkan dan muncul sesuatu yang tidak disukai.

Jika cinta itu datang dan muncul, pasti Anda akan mempersiapkan diri untuk menyerahkan segala pengorbanan yang dituntut oleh cinta tersebut. Namun, jika benci itu datang, Anda pasti akan mempersiapkan langkah-langkah untuk membalas dan meluapkan rasa benci Anda. Itu adalah hal yang telah menghiasi langkah setiap manusia. Allah telah menjelaskannya hal ini dalam sebuah firman-Nya:

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran: 14)
Lanjutkan membaca “Cinta dan benci karena Allah (Prinsip Al Wala Wal Bara)”

Kelompok Ali Hasan Al Halaby yang dengki terhadap salafiyyin dan dakwah salafiyyah

Tulisan syaikh Abu ‘Ammar ‘Ali Al Hudzaify حفظه اللّٰه

MUQODDIMAH

A. ‘Ali Hasan Abdul Hamid Al Halaby, berkewarganegaraan Yordania dan berasal dari keturunan orang-orang Palestina.

B. Pada masa kehidupan syaikh Al Albany ia bersama dakwah salafiyyah secara dhohir dan setelah kematian syaikh Al Albany ia merubah kebanyakan dari sikap-sikapnya dan ia mengakui bahwa ia telah berubah keadaannya.

️Berkata Ali Halaby dalam “suara yang terekam” :
Lanjutkan membaca “Kelompok Ali Hasan Al Halaby yang dengki terhadap salafiyyin dan dakwah salafiyyah”

Inilah bukti nyata rodja adalah halabiyyun bukan salafiyyun

Pada tanggal 16 juli 2017 kemarin TV Rodja menyiarkan kajian Ali Hasan Al Halaby. Tahukah kalian kalau Ali Hasan Al Halaby sudah ditahdzir dan divonis ahlul bid’ah oleh banyak ulama kibar, ini buktinya :
Lanjutkan membaca “Inilah bukti nyata rodja adalah halabiyyun bukan salafiyyun”

Kesalahan dan penyimpangan dai-dai rodja dalam bermanhaj

Bab 9 : Peringatan Tentang Bahayanya Duduk Dengan Ahli Bid’ah & Ahli Ahwa’ Serta Bergaul & Berjalan Bersama Mereka

Al-Fudhail bin Iyyadh رحمه الله berkata, “Siapa yang duduk dengan ahli bid’ah maka berhati-hatilah darinya dan siapa yang duduk dengan ahli bid’ah tidak akan diberi al-Hikmah. Dan saya ingin jika di antara saya dan ahli bid’ah ada benteng dari besi yang kokoh. Dan saya makan di sebelah Yahudi dan Nasrani lebih saya sukai daripada makan di sebelah ahli bid’ah.” (Al-Lalikai 4/638 no. 1149)
Lanjutkan membaca “Kesalahan dan penyimpangan dai-dai rodja dalam bermanhaj”

Apakah memberontak kepada penguasa masalah termasuk masalah khilafiyah?

APAKAH MEMBERONTAK PADA PENGUASA TERMASUK MASALAH KHILAFIYAH?

Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

Pertanyaan:

يتردد قول عند بعض طلبة العلم أن مسألة الخروج على ولي الأمر مسألة خلافية فما رأيكم جزاكم الله؟

Semoga Allah menjaga anda, sering ada pendapat pada para penuntut ilmu, bahwasanya masalah memberontak kepada penguasa itu adalah masalah khilafiyah. Maka apa pendapat anda, semoga Allah membalas anda dengan kebaikan.

Beliau berkata:

Lanjutkan membaca “Apakah memberontak kepada penguasa masalah termasuk masalah khilafiyah?”

Kewajiban taat kepada penguasa walaupun dzalim

Catatan sejarah membuktikan, setiap pemberontakan yang tidak dibimbing oleh ilmu syar’i selalu melahirkan kerusakan dan berakhir dengan kekacauan yang lebih besar daripada kezaliman penguasa itu sendiri. Maka, sikap sabar sebagaimana diamanatkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, mesti kita miliki ketika kita dihadapkan kepada pemerintahan yang zalim.

Sabar terhadap kezaliman penguasa adalah salah satu prinsip dari prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah. (Majmu’ Fatawa, 28/179, dinukil dari Fiqih Siyasah Syar’iyyah, hlm. 163)

Itulah salah satu ucapan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah yang terlupakan atau tidak diketahui oleh kaum muslimin yang mengaku sebagai Ahlus Sunnah. Hampir seluruh kelompok pergerakan yang muncul di abad ini atau sebelumnya melalaikan prinsip ini. Entah karena lupa, tidak tahu, atau karena sengaja.

Lanjutkan membaca “Kewajiban taat kepada penguasa walaupun dzalim”