Manhaj


Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah pernah berkata,

ليس من منهج السّلف التّشهير بعيوب الولاة، وذكر على المنابر، لأن ذلك يفضي الى الفوضى وعدم السّمع والطّاعة في المعروف، ويفضي إلى الخوض الّذي يضر ولا ينفع

“Bukan merupakan manhaj salaf, perbuatan menyebarkan aib-aib penguasa dan menyebut-nyebutnya di atas mimbar. Ini akan menyeret pada penentangan serta keengganan untuk mendengar dan menaati penguasa dalam hal yang ma’ruf. Perbuatan tersebut juga akan menyebabkan sikap memberontak yang amat berbahaya dan sama sekali tak ada manfaatnya.

(lebih…)

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata :

أنصحهم (الشباب) بالإعراض عن التدخل في شئون السياسة الخارجية وشئون الملوك والأمراء الذي يسبب الفتنة ويسبب الشحناء والقلاقل، ‏وأن يقبلوا على العلم وطلب العلم.

“Saya nasehatkan kepada mereka (para pemuda) agar meninggalkan ikut campur dalam urusan-urusan politik luar dan urusan-urusan para raja dan para penguasa yang akan menyebabkan fitnah dan menyebabkan permusuhan dan kekacauan, dan hendaknya mereka menyibukkan diri dengan ilmu dan menuntut ilmu…”

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata :

(lebih…)

الذين يجعلون الداء والدواء في الحكام يخدعون الناس ويخدروهم ويضلوهم. اليساري والليبرالي والعلماني والإخواني والقاعدي والداعشي والحزبي الخ… يرون أن المشكلة في الحكام وأن الحل في تغييرهم!!

Orang-orang yang menimpakan masalah dan solusi pada pemerintah, mereka berusaha menipu manusia, membuat mereka bingung, dan menyesatkan mereka. Sayap kiri, liberalis, sekuleris, pengikut al-Ikhwanul Muslimun, al-Qaeda, ISIS, hizbi, dan seterusnya, mereka semua menilai bahwa masalah itu ada pada para penguasa, dan solusinya adalah dengan mengganti mereka.

(lebih…)

Al Irsyad adalah organisasi tua yang telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Organisasi ini didirikan oleh Ahmad Surkati tahun 1914, kini lembaga dakwah dan pendidikan dibawah naungan Ormas ini tersebar ke seluruh pelosok Indonesia.

Siapakah Ahmad Surkati, silahkan baca :

(lebih…)

Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah berkata :

“Bila engkau berkata kepada pengikut kebenaran jika dia salah : “Engkau menyalahi dalil, engkau menyalahi sunnah.”

Maka sesungguhnya dia akan menerimanya. Karena tujuannya adalah kebenaran, dan bukanlah dia bermaksud untuk memenangkan pendapatnya.

(lebih…)

Syaikh Al-Albani ditanya:

Apa yang harus kita lakukan untuk dapat menafsirkan Al-Qur’an ?

Jawaban:

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan Al-Qur’an ke dalam hati Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam agar beliau mengeluarkan manusia dari kekufuran dan kejahilan yang penuh dengan kegelapan menuju cahaya Islam. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 1 :

“Alif, laam raa.(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. ”

Allah Ta’ala juga menjadikan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai orang yang berhak menjelaskan, menerangkan dan menafsirkan isi Al-Qur’an. Firman Allah Ta’ala di dalam surat An-Nahl ayat 44:
(lebih…)

Ahlus sunnah atau salafy itu bukan sekedar pengakuan tapi harus dibuktikan dengan amalan

Lalu apa yang harus diamalkan?

Tentu saja seorang ahlus sunnah harus mengamalkan aqidah dan prinsip ahlus sunnah, beberapa diantaranya yaitu :

Asy-Syaikh al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata dalam kitabnya ushul wa mumayyizat ahlissunnah waljama’ah,
(lebih…)

Laman Berikutnya »