Bagaimana cara agar umat islam bersatu

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah :

1. Pertama, Pembenahan aqidah. Yaitu aqidah umat harus bersih dari kesyirikan. Allah Ta’ala berfirman,

وإن هذه أمتكم أمة واحدة وأنا ربكم فاتقون

“Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama kalian semua, agama yang satu, dan aku adalah Rabb kalian, maka bertakwalah kepada-Ku.” (al-Mu’minun : 52)
Lanjutkan membaca “Bagaimana cara agar umat islam bersatu”

Khilafah khayalan para hizbiyin dan pergerakan-pergerakan islam

Berkata Syekh Sholeh Al Fauzan hafidzahullah :

Dan mereka (para hizbiyyin dan pergerakan-pergerakan islam) ini menginginkan untuk menegakkan daulah islamiyah.

Padahal mereka belum membersihkan negri-negri islam dari berbagai bentuk akidah-akidah watsaniyah (akidah berhala) yang berlangsung(diberbagai negri) berupa peribadahan kepada orang-orang yang sudah mati dan menggantungkan diri kepada kuburan-kuburan. Lanjutkan membaca “Khilafah khayalan para hizbiyin dan pergerakan-pergerakan islam”

Benarlah ulama kita bahwa penyebar kebid’ahan lebih layak ditahdzir dibandingkan pengedar narkoba

Saudaraku fillaah…

Sungguh benar apa yang disampaikan Syaikh Robi’ hafidzhahullah, bahwa para penyebar kebid’ahan lebih layak ditahdzir dibandingkan para pengedar narkoba. Padahal, para penyebar narkoba adalah pembuat kerusakan yang sangat besar. Namun kerusakan yang ditimbulkan oleh penyebaran kebid’ahan adalah lebih besar dari kerusakan itu.

Jika sekilas kita membaca penjelasan Syaikh Robi’ tersebut, mungkin akan muncul dalam benak kita ungkapan: “Itu kan pendapat satu Ulama’. Pendapat Ulama’ bisa diterima bisa pula ditolak. Ulama’ kan tidak ma’shum”. Bisa benar, bisa juga salah. Lanjutkan membaca “Benarlah ulama kita bahwa penyebar kebid’ahan lebih layak ditahdzir dibandingkan pengedar narkoba”

Penyebar kebid’ahan lebih buruk dari pengedar narkoba

Berkata Al-Allamah Robi’ Al-Madkholi hafidzahullah :

Sungguh demi Allah para penyebar kebid’ahan lebih jelek dari pada para pengedar narkoba

Dikarenakan mereka (para pengedar narkoba) mengetahui bahwa dirinya melakukan kejahatan dan orang yang membeli narkoba juga dia tahu bahwa dia pelaku kejahatan dan sedang melakukan kejahatan.
Lanjutkan membaca “Penyebar kebid’ahan lebih buruk dari pengedar narkoba”

Kapan seseorang menjadi hizbi?

Fadhilatu asy-Syaikh Zaid al-Madkhali -rahimahullah – ditanya, “KAPAN seseorang dikatakan sebagai HIZBI?”

Beliau menjawab, “Pertanyaan ini membutuhkan penjelasan yang cukup panjang, saya tidak memiliki kesempatan untuk menjelaskan semuanya. Namun, saya akan menyebutkan sebagian tanda yang dengannya kamu bisa mengetahui sosok seorang hizbi, baik dia sebagai pemimpin, atau hanya sekedar pengikut.

Yaitu :

Lanjutkan membaca “Kapan seseorang menjadi hizbi?”