Tafsir


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمۡ يَكُ مُغَيِّرًا نِّعۡمَةً أَنۡعَمَهَا عَلَىٰ قَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Anfal: 53)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat di atas, beliau mengatakan

فإن الله لم يك مغيرا نعمة أنعمها على قوم من نعم الدين والدنيا، بل يبقيها ويزيدهم منها، إن ازدادوا له شكرا‏

Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan mengubah suatu nikmat yang diberikan kepada suatu kaum baik nikmat agama maupun nikmat duniawi Allah subhanahu wa ta’ala justru akan mengukuhkan dan menambahnya apabila ia menambah rasa syukurnya.

(lebih…)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَـقَدْ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصَا بِيْحَ وَجَعَلْنٰهَا رُجُوْمًا لِّلشَّيٰطِيْنِ وَاَ عْتَدْنَا لَهُمْ عَذَا بَ السَّعِيْرِ

Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami menjadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk : Ayat 5)

(lebih…)

Oleh karena itu wahai saudaraku apabila engkau mendzalimi saudaramu segeralah minta maaf dan selesaikanlah segera urusan dengannya

Assyaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Sesungguhnya mendzalimi manusia lebih berbahaya dari seseorang mendzalimi dirinya sendiri yang berkaitan dengan hak Allah (contohnya : dia melakukan perbuatan yang Allah haramkan) ,

(lebih…)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah telah ditanya :

“Bagaimana mungkin seorang mukmin selalu meminta hidayah di setiap waktu, baik di dalam shalat maupun di luar shalat, padahal dia telah mendapatkan hidayah, apakah ini termasuk meminta sesuatu yang telah ada pada dirinya atau tidak demikian ?

Jawabannya :

(lebih…)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

قال تعالى :

{ ولوطا إذ قال لقومه أتأتون الفاحشة ما سبقكم بها من أحد من العالمين * إنكم لتأتون الرجال شهوة من دون النساء بل أنتم قوم مسرفون * وما كان جواب قومه إلا أن قالوا أخرجوهم من قريتكم إنهم أناس يتطهرون * فأنجيناه وأهله إلا امرأته كانت من الغابرين *وأمطرنا عليهم مطرا فانظر كيف كان عاقبة المجرمين } ((الأعراف 80 ـ 84 ))

“Dan (Kami juga mengutus Nabi Luth (kepada kaumnya), ingatlah ketika Luth berkata kepada kaumnya, “Apakah kalian melakukan perbuatan FAHISYAH (keji) yang belum pernah ada seorang pun di alam ini yang mendahului kalian?!” Sesungguhnya kalian mendatangi sesama pria dengan dorongan syahwat, tidak mendatangi wanita, bahkan kalian adalah kaum yang melampaui batas. Maka tidaklah jawaban kaumnya kecuali mereka mengatakan, “Usirlah mereka (Nabi Luth dan pengikutnya) dari desa kalian, sesungguhnya mereka adalah orang-orang sok suci.” Lalu Kami selamatkan dia (Luth) beserta keluarganya, kecuali isterinya karena dia termasuk orang-orang bodoh. Kemudian kami hujani mereka dengan hujan (batu) yang besar, maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat dosa.” (al-A’raf :80-84)

Al-Qurthubi rahimahullah dalam “Tafsir”-nya berkata :

(lebih…)

Rekaman AUDIO Kajian Rutin

Pemateri : Ustadz Abu Bakr Jombang hafizhahullah

Kitab: Tafsir Al-Muyassar

Pembahasan Tafsir Ayat Kursi

Jumat, 18 Rajab 1438 H / 14 April 2017

Tempat: Masjid Kholid bin Walid – Ponpes Minhajus Sunnah Magelang

Download : https://goo.gl/dpIhmL

Website : http://www.radiosyiarislam.com

Channel Telegram : https://bit.ly/SyiarIslam

Rekaman kajian rutin tafsir Al Qur’an Kitab Taisirul Karimirrahman Karya Asy-Syaikh Abdurrahman Bin Nashir Assa’dy dan Tafsir Ibnu Katsir Rahimahumallah

Bersama :
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar rahimahullah

File Audio 16 kbps
Tafsir Surat Al Maa’un

Tafsir Surat Al Maa’un 01

Tafsir Surat Al Maa’un 02

Tafsir Surat Al Maa’un 03

Tafsir Surat Al Maa’un 04

Tafsir Surat Al Maa’un 05

Tafsir Surat Al Kautsar Ibnu Katsir

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{مَن عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ}
[النحل٩٧]

“Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan untuknya *kehidupan yang baik* dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (an-Nahl : 97)

Al-Qurthubi rahimahullah menjelaskan, ketika menerangkan makna  الحياة الطيبة (Kehidupan Yang Baik), itu adalah : (lebih…)

Rekaman kajian rutin tafsir Al Qur’an Kitab Taisirul Karimirrahman Karya Asy-Syaikh Abdurrahman Bin Nashir Assa’dy dan Tafsir Ibnu Katsir Rahimahumallah

Bersama :
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar rahimahullah

File Audio 16 kbps
Tafsir Surat Al Kautsar

Tafsir Surat Al Kautsar 01

Tafsir Surat Al Kautsar 02

Tafsir Surat Al Kautsar 03

Tafsir Surat Al Kautsar Ibnu Katsir

Rekaman kajian rutin tafsir Al Qur’an Kitab Taisirul Karimirrahman Karya Asy-Syaikh Abdurrahman Bin Nashir Assa’dy dan Tafsir Ibnu Katsir Rahimahumallah

Bersama :
Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar rahimahullah

File Audio 16 kbps
Tafsir Surat Al Kafirun

Tafsir Surat Al Kafirun

Tafsir Surat Al Kafirun 01

Laman Berikutnya »