Kisah cinta sang pemuda yang mengharukan

Al Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah:

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr An-Nakha’i, ia berkata:

Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia sangat rajin dan taat.

Suatu hari dia berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha’.

Dia melihat dari mereka seorang wanita yang berparas rupawan sehingga wanita itu membuatnya jatuh cinta dan kasmaran.
Lanjutkan membaca “Kisah cinta sang pemuda yang mengharukan”

Enam pembahasan penting terkait bulan Sya’ban

Oleh asy-Syaikh al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah

Amma Ba’d
Wahai kaum muslimin, kita berada di bulan Sya’ban. Kami akan menjelaskan tentangnya dalam enam pembahasan. Di dalamnya akan kami paparkan hal-hal yang wajib atas kami untk menjelaskannya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan rizki kepada kami dan kepada Anda semua ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
Lanjutkan membaca “Enam pembahasan penting terkait bulan Sya’ban”

Kisah mujahid yang pindah agama nashrani

Dalam satu kesempatan, ‘Abdah bin Abdirrahim berkisah:

Satu hari, kami bersama sekelompok pasukan tempur bergerak menuju negeri Romawi. Dalam pasukan tersebut terdapat satu pemuda. Di antara semua prajurit, pemuda itulah yang paling mahir membaca al qur’an, paling menguasai ilmu agama, serta paling semangat melakukan ibadah.

Siang hari, begitu sibuk ia berpuasa. Malamnya pun tak luput dari shalat tahajjud.
Lanjutkan membaca “Kisah mujahid yang pindah agama nashrani”

Hadits lemah dan palsu tentang amalan dan keutamaan bulan Rajab

Oleh Ustadz Abu Abdillah

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani rahimahullah berkata: “Adapun hadits-hadits yang menyebutkan tentang keutamaan bulan Rajab, keutamaan berpuasa Rajab, atau keutamaan berpuasa beberapa hari pada bulan tersebut, maka terbagi menjadi dua: (1) hadits-haditsnya maudhu’ (palsu), dan (2) hadits-haditsnya dha’if (lemah) (yakni tidak ada satupun yang shahih, pent).”

Lanjutkan membaca “Hadits lemah dan palsu tentang amalan dan keutamaan bulan Rajab”

Menganggur adalah sumber penyakit

Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin rahimahullah berkata,

Sungguh, di antara sebab utama munculnya prilaku menyimpang pada generasi muda adalah tidak adanya aktifitas dalam kesehariannya. Kosong dari kegiatan bermanfaat merupakan penyakit berbahaya bagi pikiran, akal dan kecakapan seseorang. Jiwa ini harus memiliki aktifitas dan pekerjaan.
Lanjutkan membaca “Menganggur adalah sumber penyakit”