Uncategorized


Al-Hasan al-Bashri rahimahullah ditanya, “Kabarkanlah kepada kami tentang sifat-sifat para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam!”

Beliau rahimahullah menangis lalu berkata,

“Tampak tanda-tanda kebaikan pada tampilan luar dan perilaku mereka. Terlihat pula petunjuk dan kejujuran mereka. Mereka berpakaian kasar karena sederhana. Cara berjalan mereka menunjukkan kerendahan hati. Ucapan mereka sesuai dengan amalan. Makanan dan minuman mereka berasal dari rezeki yang baik. Tampak pula ketundukan mereka dengan melakukan amalan ketaatan kepada Rabb mereka. Mereka patuh terhadap kebenaran, baik dalam hal yang mereka sukai maupun tidak. Mereka juga menunaikan hak orang lain yang ada pada mereka.

(lebih…)

DONASI PEDULI LOMBOK DAN SULTENG

Belum usai dari duka Lombok, tiba-tiba kita dikejutkan dengan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bencana tersebut menimpa saudara-saudara kita di beberapa daerah; Palu Kota, Donggala, Sigi, Mamuju, dan sekitarnya.

Hanya kepada Allah Ta’ala, kita memohon pertolongan dan perlindungan.

Maka dengan ini, Panitia Gabungan Peduli Lombok dan Sulawesi Tengah menghimbau kaum Muslimin untuk:

(lebih…)

SERI AQIDAH SALAF (2)

TAUHID, SERUAN PERTAMA DI DALAM AL-QUR’AN

Syaikh Sholih Al-Fauzan -hafidhohulloh- berkata:

“Seruan pertama dalam mush-haf (Al-Qur’an) adalah firman Alloh ta’ala:

(( يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ ))

“Wahai manusia, sembahlah Robb-mu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” ( Al-Baqoroh: 21-22 )

(lebih…)

Berkata asy-Syaikh al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah:

Ulama itu ada tiga macam:

١- عالم ملَّة،
٢- عالم دولة،
٣- وعالم أمة.

1. ‘Alimul millah (ulamanya agama),
2. ‘Alimud daulah (ulamanya negara),
3. ‘Alimul ummah (ulamanya umat).

أما عالم الملة: فهو الذي ينشر دين الإسلام، ويفتي بدين الإسلام عن علم، ولا يبالي بما دل عليه الشرع أوافق أهواء الناس أم لم يوافق .

Adapun ‘alimul millah maka dia adalah orang yang menyebarkan agama Islam dan berfatwa tentang agama Islam berdasarkan ilmu. Dia tidak peduli (menerima dalil dan menyampaikan) tentang perkara yang ditunjukkan oleh syari’at ini, apakah perkara tersebut mencocoki hawa nafsu (keinginan dan selera) manusia ataukah tidak.

(lebih…)

Salah satu prinsip ahlus sunnah adalah menjauh dari ahlul bid’ah dan memboikot mereka, serta mentahdzir dari bahaya mereka dan tidak duduk dengan mereka. Jika ada dai yang mengaku salafi tapi suka berhubungan dengan ahlul bid”ah itu dinamakan sururiyyun atau halabiyyun seperti dai-dai rodja

Dai-dai rodja punya hubungan dekat dengan Ali Hasan Al Halaby dan yayasan hizbiyyah ihyaut turots padahal mereka tau kalau keduanya sudah ditahdzir ulama kibar tapi karena ada maslahatnya yaitu dana dari ihyaut turots mereka tidak ikut mentahdzirnya dan memboikotnya.

Bukti mereka menerima dana dari ihyaut turots ada di situs mereka sendiri yaitu mereka menukil fatwa orang yang menyimpang dan ditahdzir ulama kibar Ibrahim Ar Ruhaily tentang bolehnya mengambil dana dari ihyaut turots, silahkan baca :
(lebih…)

EBOOK “MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?”

Majalah Asy-Syariah edisi khusus 02

Dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala, Majalah Asy Syariah edisi khusus 02 berjudul “MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?” Telah terbit selain dalam bentuk majalah (fisik) juga terbit dalam format EBOOK (PDF) dan bisa didowload secara Gratis di :
(lebih…)

BANTAHAN RINGKAS UNTUK MENANGKAL SYUBHAT RADIKALIS KHAWARIJ ( Khawarij vs Ahlussunnah )

KHAWARIJ:

Apakah memberontak penguasa yang dholim menyelisihi prinsip ahlussunnah?

AHLUSSUNNAH:

Ya!

KHAWARIJ:

Mana dalilnya?

AHLUSSUNNAH:

Dalilnya adalah hadits ‘Ubadah (Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda) yang artinya:

“ …(wajib mentaati penguasa) kecuali jika kamu melihat penguasa telah kafir secara terang-terangan.”

(lebih…)

Laman Berikutnya »