Wali Allah dan Wali Setan

Ditulis oleh al-Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah an-Nawawi

Di masyarakat, wali adalah gelar yang memiliki prestise tinggi. Orang yang dianggap sudah mencapai derajat wali, segala tindakan dan ucapannya bak titah raja, harus diterima dan dilaksanakan meski tak jarang melanggar syariat. Mestinya keadaan ini tidak terjadi bila masyarakat paham bahwa tidak semua orang yang dianggap sebagai wali adalah wali Allah ‘azza wa jalla.
Lanjutkan membaca “Wali Allah dan Wali Setan”

Iklan

Beberapa permasalahan seputar puasa arofah

BEBERAPA PERMASALAHAN SEPUTAR PUASA AROFAH

KEUTAMAAN PUASA ‘AROFAH

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Puasa hari arofah aku berharap kepada Allah agar ia dapat menghapus (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya.” (HR. Muslim)

HUKUM PUASA AROFAH BAGI SELAIN JAMA’AH HAJI

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata,
“Puasa hari arofah bagi selain jama’ah haji adalah sunnah mu’akkadah.” (Majmu’ Fatawa 20/46)

PUASA AROFAH BERTEPATAN DENGAN HARI JUM’AT

Al Lajnah Ad-Daimah menjelaskan,
” Disyari’at puasa hari arofah bila bertepatan dengan hari jum’at walaupun tanpa didahului puasa hari sebelumnya. Karena telah diriwiyatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam himbauan untuk melakukannya dan penjelasan keutamaannya dan agungnya pahalanya” (Fatawa Al Lajnah 10/395)
Lanjutkan membaca “Beberapa permasalahan seputar puasa arofah”

Bolehkah berkurban untuk orang yang telah meninggal

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

Pertanyaan: Banyak orang yang memiliki perhatian terhadap kurban untuk orang telah meninggal, sama saja apakah ada wasiat atau tidak, bagaimana bimbingan Anda?

Jawaban: Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyembelih kurban untuk diri beliau sendiri dan keluarganya, dan beliau tidak membedakan antara orang yang masih hidup atau yang telah meninggal. Maka itu menunjukkan bahwa jika beliau menyembelih kurban berarti kurban tersebut untuk diri beliau dan keluarganya. Yang termasuk keluarga adalah ayah yang telah meninggal, ibu yang telah meninggal, istrinya, atau anak-anaknya. Karena beliau menyembelih kurban untuk diri beliau dan keluarganya.
Lanjutkan membaca “Bolehkah berkurban untuk orang yang telah meninggal”

Penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit yang nampak

Berkata al-Imam Ibnu ‘Utsaimin رحمه اللّه :

“Seorang insan apabila ia tidak bersemangat untuk mengobati penyakit hatinya maka sungguh akan ditimpakan hukuman kepadanya dengan bertambahnya penyakit hati tersebut berdasarkan Firman-Nya :

Lanjutkan membaca “Penyakit hati lebih berbahaya daripada penyakit yang nampak”

Hukum memakai biji-biji tasbih

HUKUM MEMAKAI BIJI-BIJI TASBIH

As-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah

Telah ditanya Imam, Mujahid Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah :

Banyak manusia memakai biji-biji tasbih sehingga hal ini dianggap sunnah menurut sebagian mereka. Apakah ada dalil yang membolehkan memotongnya?
Lanjutkan membaca “Hukum memakai biji-biji tasbih”

Dukun dan ciri-cirinya

Ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc.

Perdukunan, ramalan nasib, dan sejenisnya telah tegas diharamkan oleh Islam dengan larangan yang keras. Sisi keharamannya terkait dengan banyak hal, di antaranya:

1. Apa yang akan terjadi itu hanya diketahui oleh Allah. Maka seseorang yang meramal berarti ia telah menyejajarkan dirinya dengan Allah dalam hal ini. Ini merupakan kesyirikan, membuat sekutu (tandingan) bagi Allah. Atau;

2. Meminta bantuan kepada jin atau setan. Ini banyak terkait dengan praktik perdukunan dan sihir semacam santet atau sejenisnya.

Praktik sihir, ramal, dan perdukunan sendiri telah dikenal di masyarakat Arab dengan beberapa istilah. Para dukun dan peramal itu terkadang disebut:
Lanjutkan membaca “Dukun dan ciri-cirinya”

Tiga Macam Hati

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

Hati itu ada tiga macam :

1 Hati yang kosong dari iman dan semua kebaikan. Ini adalah hati yang gelap. Syaithan beristirahat dari memberikan bisikan-bisikan pada hati yang seperti ini. Karena Syaithan telah berhasil menjadikannya sebagai rumah dan tempat tinggalnya, yang dia mengatur di situ sesuai kemauannya, dan berkuasa penuh terhadapnya.
Lanjutkan membaca “Tiga Macam Hati”