Buah Mengimani Takdir

Ditulis oleh al-Ustadz Abdurrahman Mubarak Ata

Di antara rukun iman yang wajib kita imani adalah iman kepada takdir. Iman kepada takdir merupakan perkara yang disepakati kaum muslimin, sampai akhirnya muncullah kelompok bid’ah Qadariyah yang menyempal dari akidah kaum muslimin dalam hal takdir.

Dua orang tabi’in pernah menghadap seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma. Keduanya mengadu kepada beliau tentang munculnya beberapa orang yang memiliki pemikiran bid’ah dalam masalah takdir, yakni menolak takdir.

Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma berkata:
Lanjutkan membaca “Buah Mengimani Takdir”

Iklan

Jangan Dekati Zina

Ditulis oleh al-Ustadzah Ummu Ishaq al-Atsariyah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sang penyampai risalah dari langit, pernah bersabda,

إِنَّ اللهَ تَعَالَى يَغَارُ وَغَيْرَةُ اللهِ تَعَالَى أَنْ يَأْتِيَ الْمَرْءُ مَا حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ

“Sesungguhnya Allah Mahacemburu. Cemburunya Allah subhanahu wa ta’ala adalah apabila seseorang (dari hamba-Nya) melakukan apa yang Allah subhanahu wa ta’ala haramkan atasnya.” (Muttafaqun ‘alaihi dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)

Manusia yang paling tahu tentang Sang Rabb ini memberitakan bahwa Dia Yang Mahasuci memiliki sifat cemburu sebagai suatu sifat yang hakiki bagi-Nya. Jangan merasa heran apabila Allah subhanahu wa ta’ala disifati dengan sifat ini! Apabila Anda heran, pastilah Anda sedang membayangkan cemburunya manusia.
Lanjutkan membaca “Jangan Dekati Zina”

Bahaya liberalisme dari sudut pandang akidah

Ditulis oleh al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc

Seseorang yang memerhatikan paham liberalisme akan tahu bahwa paham ini hakikatnya adalah anti ajaran agama. Sebab, ia sejak awal tumbuh dalam cuaca penentangan terhadap ajaran agama. Tiga prinsip utamanya: kebebasan, individualisme, dan rasionalisme. Semuanya menunjukkan ketidaksiapan untuk terikat dengan ajaran agama, bahkan menentang ajaran agama.

Oleh karena itu, kita akan mendapati seorang penganut sejati liberalisme akan terjatuh pada sekian banyak perkara kekafiran.

Seorang liberalis murni yang sejak awal antiagama tidak termasuk dalam pembahasan kita. Akan tetapi, jika ada seorang muslim yang berjalan menuju gerbang liberal, maka perhatikanlah ke mana Anda melangkah!
Lanjutkan membaca “Bahaya liberalisme dari sudut pandang akidah”

Bila Kuburan Diagungkan

Ditulis oleh al-Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah An-Nawawi

Suatu ketika mungkin kita pernah menyaksikan sebuah bus besar membawa rombongan yang di sampingnya terdapat sebuah tulisan “Rombongan Ziarah Makam Sunan Fulan”. Mereka terkadang datang dari tempat yang jaraknya ratusan kilometer, semata hanya ingin berdoa di sisi kuburan Sunan Fulan karena memiliki keyakinan bahwa doanya akan lebih terkabul. Pemandangan seperti ini dan yang sejenisnya banyak dijumpai di sekitar kita. Padahal kalau kita mau menelaah, praktik demikian merupakan perbuatan yang dilarang oleh Islam. Lebih jauh lagi ia merupakan bagian dari perilaku jahiliah, yaitu amalan orang-orang sebelum Islam datang.

Lanjutkan membaca “Bila Kuburan Diagungkan”

Hukum Membunuh Lebah

Asy-Syaikh Muhammad Ali Farkus hafidzahullah
Jawaban :

Telah datang larangan membunuh lebah dalam hadisnya Ibnu Abbas bahwa beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang untuk membunuh empat binatang, yaitu semut, lebah, burung hud-hud dan shurod.

Dilarangnya membunuh binatang-binatang ini karena akan menyia-nyiakan harta dan menghalangi dari kebaikan yang ada padanya seperti madu, lilin dan selainnya.
Lanjutkan membaca “Hukum Membunuh Lebah”

Kajian Fiqih Pernikahan

Rekaman – AUDIO KAJIAN

Kajian Islam Ilmiyyah Semarang

Masjid Diponegoro, Jl. Atmodirono, Komplek UNDIP, Peleburan – Semarang

Pemateri : Al Ustadz Qomar Su’aidi, Lc حفظه الله تعالى

Tema Kajian Sesi : “FIKIH IBADAH – BAB PERNIKAHAN”

Link Download : https://app.box.com/s/d9kxrh8xy30nfbx9dojbk9iy6qlhfmpy

Mayoritas istri selingkuh salah suami

Fenomena istri selingkuh semakin banyak setiap tahun. Banyak faktor penyebab istri selingkuh dari yang kurang perhatian, suami bersikap kasar, suami terlalu egois dan lain sebagainya. Tapi bukan itu penyebab utamanya, kesalahan terbesar ada di pihak suami yang melupakan kewajiban utamanya yaitu, Allah berfirman :
Lanjutkan membaca “Mayoritas istri selingkuh salah suami”