Pertanyaan :

Apa saja hak dan kewajiban istri?

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menjawab:

Hak istri yang wajib (ditunaikan oleh suami) dan kewajiban istri (yang harus dia tunaikan terhadap suami) tidak disebutkan secara tertentu dalam syariat. Hal ini kembali kepada kebiasaan (masyarakat setempat) berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla,

(lebih…)

Berkata seorang penanya dari India :

“Telah berkata Rasulullah -shalallahu ‘alihi wa salam- : ((Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan tidak ada bai’at kepada pemimpinnya, maka ia meninggal dalam keadaan matinya orang jahiliyyah)).”

Penanya berkata : “Aku dari India, bagaimana aku bisa beramal dalam permasalahan bai’at ini?”

Dijawab oleh asy-Syaikh ‘Ubaid al-Jabiri hafizhahullah:

(lebih…)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah telah ditanya :

“Bagaimana mungkin seorang mukmin selalu meminta hidayah di setiap waktu, baik di dalam shalat maupun di luar shalat, padahal dia telah mendapatkan hidayah, apakah ini termasuk meminta sesuatu yang telah ada pada dirinya atau tidak demikian ?

Jawabannya :

(lebih…)

Al-Imam Syaikhul Islam Ahmad bin ‘Abdil Halim Ibnu Taimiyyah berkata tentang perayaan maulid :

“Perayaan tersebut tidak dilakukan oleh Salaf, padahal (pada waktu itu, pen) ada faktor-faktor pendorongnya dan tidak ada penghalang (yang menghalangi untuk bisa melakukan itu), kalau seandainya (maulid) itu baik.

Kalau seandainya perayaan itu merupakan kebaikan murni, atau kebaikan yang rajih (lebih banyak manfaatnya) niscaya Salaf ­- radhiyallahu ‘anhum – lebih berhak atasnya daripada kita. Karena mereka (para Salaf tersebut) kecintaan dan pengagungannya terhadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jauh lebih besar daripada kita. Mereka lebih bersemangat terhadap kebaikan.

(lebih…)

Menikah. Sebuah kata yang sebagian orang pahami sebagai pelampiasan hajat biologis semata. Tak urung, ibadah ini pun kehilangan nilai sakralitasnya dan tak jelas tujuannya.

Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Semua syariatnya berkisar pada maslahat manusia. Di antara syariat yang dibawa oleh Islam adalah syariat untuk menikah. Karena, menikah memiliki maslahat yang besar pada kehidupan manusia. Dalam Islam, menikah bukan sekedar proses pelampiasan hajat biologis manusia. Di baliknya terkandung tujuan-tujuan mulia.

(lebih…)

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah ditanya, “Kabarkanlah kepada kami tentang sifat-sifat para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam!”

Beliau rahimahullah menangis lalu berkata,

“Tampak tanda-tanda kebaikan pada tampilan luar dan perilaku mereka. Terlihat pula petunjuk dan kejujuran mereka. Mereka berpakaian kasar karena sederhana. Cara berjalan mereka menunjukkan kerendahan hati. Ucapan mereka sesuai dengan amalan. Makanan dan minuman mereka berasal dari rezeki yang baik. Tampak pula ketundukan mereka dengan melakukan amalan ketaatan kepada Rabb mereka. Mereka patuh terhadap kebenaran, baik dalam hal yang mereka sukai maupun tidak. Mereka juga menunaikan hak orang lain yang ada pada mereka.

(lebih…)

Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

“Kemarahan dapat mengakibatkan perubahan zhahir dan batin, seperti perubahan warna (kulit wajah memerah), gemetar pada kaki dan tangan, kehilangan kendali dan perubahan diri, sehingga apabila ia menyadari keadaan dirinya ketika marah maka ia akan MALU karena KEJELEKAN RUPANYA dan perubahan dirinya, ini semuanya pada zhahir.

Adapun batin maka kejelekannya lebih parah daripada zhahir, karena kemarahan itu melahirkan kedongkolan di hati, hasad, merencanakan kejelekan dalam berbagai bentuknya, dan memang yang lebih jelek adalah keadaan batinnya, sebab perubahan zhahirnya adalah buah perubahan batinnya. Dan ini semuanya adalah pengaruh jelek kemarahan bagi tubuh.

(lebih…)