Benarkah syafaat diminta kepada selain Allah?

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah

Banyak hal tentang syafaat yang disalahpahami oleh umat. Bahasan lanjutan ini akan mengupas lebih dalam bagaimana sesungguhnya hakekat syafaat.

Para ulama memasukkan pembahasan ini dalam pembahasan aqidah dan orang-orang yang menyelewengkannya dengan menyimpangkan hakikat syafaat, bakal disikapi dengan keras. Di antara mereka yang menyelewengkannya, ada yang ifrath (berlebihan) dalam memaknainya hingga jatuh dalam syirik besar. Ada juga yang menempuh jalan tafrith (meremehkan) permasalahan, bahkan menyimpangkannya hingga terjatuh dalam sikap menolak sebagian syafaat. Berdasarkan hal ini, para ulama menyebutkan kaidah-kaidah yang terkait dengan syafaat di dalam kitab mereka. Di antaranya:
Lanjutkan membaca “Benarkah syafaat diminta kepada selain Allah?”

Iklan

Kajian Ancaman menggambar atau memfoto makhluk bernyawa

Kajian Umum Masjid Ponpes Darul Atsar Kedu Temanggung.

Bersama Al-Ustadz Abu Haidar Harits حفظه الله

Kamis 9 Rojab 1438 H / 6 April 2017 M

KITAB TAUHID Bab Ancaman-ancaman yang datang tentang orang-orang yang menggambar(makhluk bernyawa baik tiga dimensi maupun dua dimensi)

Sesi 1 : https://app.box.com/s/9ksgblgqsi3544gjapqb5fs6u957mady
Sesi 2 : https://app.box.com/s/3cycehdn01i9546g8o5h943qpwql1a20

Sumber : https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Suami mandul, istri minta cerai

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Ada seorang wanita yang telah menikah, tetapi belum juga mengandung. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, ternyata masalahnya ada pada suaminya (mandul), karenanya keduanya tidak mungkin bisa memiliki keturunan. Apabila keadaannya demikian, bolehkah si istri meminta cerai?
Lanjutkan membaca “Suami mandul, istri minta cerai”

Download Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII)

بسم الله الرحمن الرحيم

Aplikasi RII ver. 2

Alhamdulillah….dengan ijin dan kemudahan dari Allah subhanahu wa ta’ala telah kami release aplikasi RII ver. 2 ke playstore.

Radio Islam Indonesia (RII) Ver. 2 ini adalah pengembangan dari RII versi sebelumnya yang karena satu dan lain hal menghalangi developer untuk dapat mengupdate otomatis aplikasi RII tersebut.

Radio Islam Indonesia Versi 2 berjalan mulai android Ginger Bread hingga android Nougat, adapun untuk pengguna versi android sebelumnya masih bisa mendengarkan siaran Radio dengan menggunakan RII versi lama.
Lanjutkan membaca “Download Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII)”

Menyembunyikan aib sebelum pernikahan

Pertanyaan: Terkait aib yang tersembunyi, apakah harus di jelaskan terlebih dahulu pada calon pasangan sebelum di adakannya pernikahan?

Dijawab Oleh: Al-Ustadz Qomar Su’aidi Lc -hafizhahullah-

Tanya Jawab Kajian Islam Ilmiyah Semarang || Ahad 08 Jumadil Ula 1438H/05 Februari 2017M

Link : https://app.box.com/s/n4j4k1t15hor0n1wzlhow3zwm09803z8

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Tentang Cinta

Ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq al-Atsariyah

Hampir dipastikan semua orang mengetahui kata cinta dan pernah mengucapkannya dengan lisan maqal1 ataupun lisan hal2. Suami menyatakannya kepada istrinya, istri kepada suami, ayah dan ibu kepada anak-anaknya, anak kepada orang tuanya, cinta saudara dan kerabat, cinta kepada sahabat dan teman-teman, cinta tanah air dan negeri. Ada pula pernyataan cinta kepada Allah, cinta Rasul, dan cinta agama.

Di antara cinta, ada yang merupakan ibadah dan ada yang bukan. Ada cinta yang dibolehkan dan ada pula cinta yang terlarang.

Cinta yang merupakan ibadah adalah cinta yang disertai dengan ketundukan, menghinakan diri, mendekat, dan mengagungkan yang dicintai. Inilah cinta atau mahabbah yang tidak boleh diberikan selain kepada Allah semata.
Lanjutkan membaca “Tentang Cinta”

Cinta dan benci karena Allah (Prinsip Al Wala Wal Bara)

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman

Cinta dan benci adalah dua kata yang bertolak belakang. Kurang lebih sepadan dengan “suka dan tidak suka” atau “sudi dan tidak sudi.” Cinta akan datang jika segala keinginan tercapai dan segala kemauan tersalurkan. Benci datang apabila tidak tercapai apa yang diinginkan dan muncul sesuatu yang tidak disukai.

Jika cinta itu datang dan muncul, pasti Anda akan mempersiapkan diri untuk menyerahkan segala pengorbanan yang dituntut oleh cinta tersebut. Namun, jika benci itu datang, Anda pasti akan mempersiapkan langkah-langkah untuk membalas dan meluapkan rasa benci Anda. Itu adalah hal yang telah menghiasi langkah setiap manusia. Allah telah menjelaskannya hal ini dalam sebuah firman-Nya:

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran: 14)
Lanjutkan membaca “Cinta dan benci karena Allah (Prinsip Al Wala Wal Bara)”