Proses manusia melewati Ash Shiroth (jembatan diatas neraka)

⁠⁠⁠Al-Qurthubi rahimahullah menjelaskan proses melawati ash-shirath (jembatan di atas neraka),

“Sekarang pikirkanlah tentang apa yang akan kamu hadapi berupa ketakutan yang ada pada hatimu ketika kamu melihat shirath dan tipisnya shirath itu. Kemudian matamu tertuju pada gelapnya Jahanam yang ada di bawahnya. Lalu telingamu mendengar gemuruh dan gelegak api Jahanam.

Sementara engkau diharuskan melewati shirath itu disertai dengan kondisimu yang sudah lemah dan hatimu yang sudah galau, kakimu juga sudah gemetaran. Sementara pada punggungmu terdapat beban dosa yang memberatimu untuk berjalan di atas muka bumi, terlebih lagi harus melewati shirath yang demikian tipisnya!!
Lanjutkan membaca “Proses manusia melewati Ash Shiroth (jembatan diatas neraka)”

Iklan

Bolehkah merekam ceramah dengan video?

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

Penanya:

أحسن الله إليكم سماحة الوالد يقول السائل : نقل أحد الإخوة عنكم أنكم ترون الجواز بتسجيل الدروس بكاميرا الفيديو وزعم أنكم قلتم إنها تتلف بعد الانتفاع منها فهل هذا صحيح؟

Semoga Allah berbuat baik kepada Anda wahai Samahatul Walid, penanya mengatakan: “Salah seorang ikhwah menukil dari Anda bahwa Anda berpendapat bolehnya merekam pelajaran-pelajaran dengan kamera video dan dia mengklaim bahwa Anda pernah mengatakan bahwa rekaman tersebut bisa dihapus setelah memanfaatkannya, apakah hal ini benar?
Lanjutkan membaca “Bolehkah merekam ceramah dengan video?”

Nasehat bagi yang bermudah-mudahan dalam masalah gambar

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

Penanya: Fadhilatus Syaikh –semoga Allah memberi taufik Anda– banyak manusia yang meremehkan masalah gambar makhluk hidup (dengan cara mengambil, memajang atau menyimpannya –pent), khususnya dalam bentuk video dan yang ada pada telepon genggam, padahal sebagian mereka ini nampak padanya sifat-sifat baik. Maka apa nasehat Anda, semoga Allah memberi taufik Anda?
Lanjutkan membaca “Nasehat bagi yang bermudah-mudahan dalam masalah gambar”

Dalil-dalil haramnya ikhtilath (campur baur lawan jenis)

Ditulis oleh: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah

Pembicaraan seputar ikhtilath atau bercampur baur antara laki-laki dan perempuan dengan tanpa hijab/tabir penghalang sudah pernah kita singgung. Namun karena banyaknya penyimpangan kaum muslimin dalam perkara ini dan adanya sisi-sisi permasalahan yang belum tersentuh maka tak ada salahnya kita bicarakan dan kita ingatkan kembali.

Bukankah Rabbul Izzah telah berfirman:
Lanjutkan membaca “Dalil-dalil haramnya ikhtilath (campur baur lawan jenis)”

Hukum demonstrasi dalam islam

️Berkata syaikh Robi’ Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه :

Tidak ada satupun aksi demonstrasi di dunia termasuk di Eropa dan di Amerika melainkan terjadi padanya kerusakan dan pengrusakan fasilitas-fasilitas, penghancuran mobil-mobil, penjarahan toko-toko, tertumpahnya darah dan tersebarnya rasa takut yang itu semua tidak diperbolehkan oleh akal maupun syariat bahkan diharomkan oleh syariat Allah dengan sebesar-besar pengharoman, dan sesuatu yang jarang jika ada tidaklah dianggap.
Lanjutkan membaca “Hukum demonstrasi dalam islam”

Buah Mengimani Takdir

Ditulis oleh al-Ustadz Abdurrahman Mubarak Ata

Di antara rukun iman yang wajib kita imani adalah iman kepada takdir. Iman kepada takdir merupakan perkara yang disepakati kaum muslimin, sampai akhirnya muncullah kelompok bid’ah Qadariyah yang menyempal dari akidah kaum muslimin dalam hal takdir.

Dua orang tabi’in pernah menghadap seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abdullah bin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhuma. Keduanya mengadu kepada beliau tentang munculnya beberapa orang yang memiliki pemikiran bid’ah dalam masalah takdir, yakni menolak takdir.

Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma berkata:
Lanjutkan membaca “Buah Mengimani Takdir”