Berkata Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah:

“Musibah yang menimpa kaum muslimin lebih banyak daripada yang menimpa orang-orang kafir, yang demikian itu dikarenakan kaum muslimin diuji dan disucikan (dari dosa-dosa) dengan musibah, adapun orang kafir maka musibah itu adalah tambahan adzab baginya.

Hukuman untuk kaum muslimin terbatas di dunia sedangkan orang-orang kafir hukumannya di akherat, oleh sebab itu hukuman mereka di dunia sedikit, justru mereka banyak bersenang-senang di dunia ini.

(lebih…)

Berkata al-Imam al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah:

“Ahlul bid’ah tidak ada penjagaan baginya. Mereka tidak terjaga dari kejelekan. Bahkan (perbuatan) yang mereka terjatuh di dalamnya (bid’ah), itulah (sebenarnya) kejelekan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Semua bid’ah adalah sesat dan semua kesesatan berada di neraka”

(lebih…)

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al- ‘Utsaimin rahimahullah berkata:

Bersemangatlah wahai saudaraku dalam membersihkan hatimu sebelum kebersihan anggota tubuhmu. Berapa banyak manusia yang mengerjakan shalat, berpuasa, bershadaqah, berhaji namun hatinya rusak.

Dan inilah mereka (kaum teroris) khawarij yang telah dibicarakan Nabi shallalahu ‘alaihi wasallam;

(lebih…)

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“Madzhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah madzhab yang telah ada SEJAK DULU. Ia sudah di kenal sebelum Allah menciptakan Abu Hanifah, Malik, Syafi’i dan Ahmad. Karena sesungguhnya ahlus sunnah wal jama’ah adalah madzhab para shahabat yang mereka telah menerimanya dari Nabi mereka.

Dan barang siapa menyelisihi manhaj mereka maka dia adalah MUBTADI’ menurut ahlus sunnah wal jama’ah. Sebab para ulama ahlus sunnah telah sepakat bahwa ijma’ para shahabat adalah hujjah. Yang diperselisihkan para ulama adalah ijma’ yang datang sesudah masa para shahabat (apakah bisa dijadikan hujjah atau tidak).”

Minhaj As Sunnah 2/482

قال إبن تيمية رحمه الله:

ﻭﻣﺬﻫﺐ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻣﺬﻫﺐ ﻗﺪﻳﻢ ﻣﻌﺮﻭﻑ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺨﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺑﺎ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻭﻣﺎﻟﻜﺎً ﻭﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻭﺃﺣﻤﺪ ﻓﺈﻧﻪ ﻣﺬﻫﺐ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﺗﻠﻘﻮﻩ ﻋﻦ ﻧﺒﻴﻬﻢ،

ﻭﻣﻦ ﺧﺎﻟﻒ ﺫﻟﻚ ﻛﺎﻥ ﻣﺒﺘﺪﻋﺎً ﻋﻨﺪ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻣﺘﻔﻘﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺇﺟﻤﺎﻉ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺣﺠﺔ ﻭﻣﺘﻨﺎﺯﻋﻮﻥ ﻓﻲ ﺇﺟﻤﺎﻉ ﻣﻦ ﺑﻌﺪﻫﻢ.

منهاج السنة ٢ /٤٨٢

WA Ashhaabus Sunnah
Majmu’ah Hikmah Salafiyyah : https://t.me/hikmahsalafiyyah

Al ‘Allamah ‘Ubaid al Jabiri hafizhahullah:

“Jangan pernah sekalipun engkau tertipu dengan tindakan orang-orang khawarij (teroris) ini yang menghujat pemerintah di atas mimbar-mimbar dan di tempat-tempat pertemuan umum serta membeberkan kesalahan-kesalahan pemerintah. Karena ini semua merupakan bentuk provokasi yang merupakan manhaj khawarij qa’adiyyah (1).”

Majmu’ah ar Rasail 1/242

(1) https://asysyariah.com/siapakah-khawarij/

Ibnu Hajar al-‘Asqalani rahimahullah berkata:

(lebih…)

Oleh karena itu wahai saudaraku apabila engkau mendzalimi saudaramu segeralah minta maaf dan selesaikanlah segera urusan dengannya

Assyaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Sesungguhnya mendzalimi manusia lebih berbahaya dari seseorang mendzalimi dirinya sendiri yang berkaitan dengan hak Allah (contohnya : dia melakukan perbuatan yang Allah haramkan) ,

(lebih…)

Allah Azza Wa Jalla:

…هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ…

…Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami), dan kalian adalah pakaian bagi mereka…(Q.S al-Baqoroh ayat 187)

Interaksi dan muamalah antar suami istri yang baik adalah bagaikan pakaian yang berjalan sebagaimana fungsinya. Di antaranya adalah:

1. Sangat dekat

Pakaian adalah melekat pada tubuh, bersentuhan langsung dengan kulit. Demikian dekatnya. Suami istri pun seharusnya demikian. Ada kedekatan fisik dan kedekatan batin.

Suami yang baik menjadi partner hidup yang menyenangkan bagi istrinya. Istri pun demikian. Sahabat yang dekat, sehingga masing-masing pihak mudah menyampaikan gagasan dan keinginannya. (lebih…)

DOWNLOAD BULETIN AL FAIDAH PDF

SALAH KAPRAH KEMULIAAN KHILAFAH

Apa yang kita dengar di hari-hari ini pada sebagian ormas Islam yang meneriakkan slogan “khilafah…khilafah… ” menjadi sebuah fenomena yang penuh dengan ambiguitas. Dengan ambisinya yang hendak menguasai sendi-sendi pemerintahan dengan cara apapun mereka berkhayal akan terjadinya sistem kekhilafahan yang mulia.

Penegakan hukum Islam bukanlah diawali dengan meraih tampuk kepemimpinan sebagaimana yang mereka perjuangkan selama ini, namun seharusnya kita bangkitkan jiwa keIslaman kaum muslimin dengan dakwah menuju jalan Allah Ta’ala yang penuh hikmah sesuai dengan tuntunan Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Musa حفظه الله

Telegram : http://bit.ly/TamaamulMinnah

Download : https://app.box.com/s/i6e2sjr965ufcncp8jf866fxbx1zqhsz

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menegaskan,

أنه لا يمكن العيش إلا في الأرض لبني آدم؛ لقوله تعالى: {ولكم في الأرض مستقر ومتاع إلى حين} ؛ ويؤيد هذا قوله تعالى: {فيها تحيون وفيها تموتون ومنها تخرجون} [الأعراف: ٢٥] ؛ وبناءً على ذلك نعلم أن محاولة الكفار أن يعيشوا في غير الأرض إما محاولة يائسة

“Manusia tidak mungkin bisa hidup kecuali di bumi. Berdasarkan pada firman Allah,

(lebih…)

Bagaimanakah jika pemerintah melakukan kemaksiatan, bahkan memerintahkannya? Apakah rakyat melepaskan ketaatan kepadanya secara total dan memberontaknya?

Pemerintah adalah manusia biasa yang terkadang jatuh pada dosa. Ketika mereka melakukan kemaksiatan, bahkan memerintahkannya, setiap pribadi muslim harus membenci perbuatan maksiat tersebut dan tidak boleh menaatinya dalam hal itu. Akan tetapi, ia tetap berkewajiban mendengar dan menaatinya dalam hal yang ma’ruf (kebajikan), serta tidak boleh memberontak karenanya.

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

(lebih…)