Apakah Darah Secara Mutlak Adalah Najis?

Apakah Darah secara Mutlak adalah Najis?

Jawab : Pendapat yang benar adalah tidak semua darah najis. Ini adalah pendapat dari al-Imam asy-Syaukaany. Darah yang najis adalah darah haidh dan nifas saja. Para Sahabat tetap sholat meski mereka berlumuran darah akibat luka. Seperti yang dilakukan Umar, yang sholat meski darah terus mengucur dari lukanya.

فَصَلَّى وَجُرْحُهُ يَثْعَبُ دَمًا

Maka Umar kemudian sholat sedangkan lukanya terus mengucurkan darah (H.R Malik, Ibnu Abi Syaibah dari al-Miswar bin Makhromah, dishahihkan al-Albany)
Baca lebih lanjut

Hukum Memanfaatkan Harta Ayah yang Bersumber dari Penghasilan yang Haram

Pertanyaan:

Wahai Fadhilatusy Syaikh, ada seseorang yang mengetahui bahwa sumber penghasilan ayahnya adalah dari yang haram. Apakah boleh baginya memakan makanan (dari) ayahnya? Jika ia tidak memakan makanan (dari) ayahnya, apakah hal itu termasuk sikap durhaka (pada orangtua)?

Jawaban Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah : Baca lebih lanjut

Keterangan Resmi Ha’iah Kibarul Ulama Saudi Arabia Terkait Teror di Nice Perancis

Sekretariat Jendral “Haiah Kibarul ‘Ulama” mengutuk kejadian penabrakan teror yang sangat keji di Nice Prancis, yang mengakibatkan puluhan tewas dan lainnya luka-luka.

Islam sangat menjunjung tinggi kehormatan darah (jiwa) manusia, dan menyatakan bahwa aksi teror membunuh jiwa dan membuat takut orang-orang  terjamin keamanannya baik di tempat tinggalnya maupun di tempat-tempat umum, merupakan perbuatan jahat. Prinsip kemanusiaan sepakat menolak dan mengingkari perbuatan tersebut. Baca lebih lanjut

Peringatan dari tertipu terhadap dunia

Fadhilatu asy-Syaikh Shalih al-Fauzan _hafizhahullah_ berkata :

“Betapa banyak kami melihat manusia berlomba-lomba dan bergegas dalam mencari dunia yang mereka takut terluputkan darinya ‼

Kami melihat mereka duduk-duduk dan berlambat-lambat untuk menghadiri shalat lima waktu yang merupakan tiang agama (Islam), betapa banyak kami melihat mereka duduk berjam-jam di jalan-jalan dan toko-toko bertahan dengan cuaca panas dan dingin demi mencari dunia. Namun kami tidak melihat mereka bersabar (hanya) untuk duduk beberapa menit saja di masjid untuk mengerjakan shalat atau membaca al-Qur’an.

Baca lebih lanjut

Orang yang mati diatas tauhid pasti masuk surga

Asy-Syaikh al-Allamah Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri hafizhahullah berkata:

Seorang yang bertauhid yang mati di atas ketauhidan itu dipastikan mendapatkan surga, sebagaimana Allah Azza wa Jalla menghendaki. Dan sekalipun dia kondisinya termasuk orang fasiq, maka dipastikan ia akan mendapatkan surga. Dan kita berhenti di sini, kita katakan demikian : Baca lebih lanjut

Hukum Makan Dan Minum Secara Terang-Terangan Bagi Orang Yang Berbuka Di Bulan Ramadhan Karena Udzur

Asy-Syaikh al-‘Allamah bin Baaz rahimahullah ditanya :

Pertanyaan :
Sebagian wanita berbuka di bulan ramadhan karena udzur syar’i, maka hendaknya mereka makan dan minum secara terang-terangan ataukah mereka makan dengan diam-diam walaupun dia melakukannya lebih dari tiga kali ?

Jawaban : Baca lebih lanjut