Meniti Jalan yang Lurus


Apakah amar ma’ruf nahi mungkar adalah hak setiap orang

Ditulis dalam Fatwa oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 10, 2010

Pertanyaan :
Apakah amar ma’ruf nahi mungkar, khususnya mengubah
kemungkaran dengan tangan merupakan hak bagi setiap orang
atau-kah hak pemerintah atau orang-orang yang ditunjuk oleh
pemerintah ?

Jawaban :
Itu merupakan hak semua orang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam telah bersabda.

“Artinya : Barangsiapa melihat sebuah kemungkaran, hendaklah
mengubah dengan tangannya. Jika tidak mampu hendaklah
mengubahnya dengan lisannya. Jika tidak juga mampu maka
hendaklah ia benci kemungkaran itu dalam hatinya. Dan hal itu
merupakan selemah-lemahnya iman”. (lagi…)

Maksud Berpaling dari Mengingat Allah dalam Ayat “A’radha ‘an Dzikri”

Ditulis dalam Tafsir oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 9, 2010

Allah SWT berfirman,

“Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunnya pada harikiamat dalam keadaan buta.” (Thaahaa: 124)

Ketika Allah SWT memberitahukan tentang keadaan hamba yang mengikuti petunjuk-Nya ketika di dunia dan di akhirat, Dia juga memberitahukan keadaan orang yang berpaling dan enggan mengikuti petuntuk-Nya. Allah SWT berfirman, “Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit.” Artinya, berpaling dari peringatan yang Aku turunkan.

Kata dzikr di sini adalah kata benda yang disandarkan kepada faa ‘il (pelaku), seperti kata qiyaami (berdiriku) dan qiraa’ati (bacaanku). Kata benda tersebut bukan disandarkan kepada maf’ul (obyek), sehingga maknanya bukan, “Barangsiapa yang berpaling dari mengingat-Ku.” (lagi…)

Hukum Hari Valentine

Ditulis dalam Bid'ah, Fatwa oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 8, 2010

Penulis: Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia, Fatwa Nomor 21203


Valentine’s Day sebenarnya, bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor kuffar. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine ? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabannya” (Al Isra’ : 36).

(lagi…)

Bolehkah Memberontak Kepada Pemerintah?

Ditulis dalam Fatwa oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 7, 2010

Pertanyaan :
Diantara permasalahan yang sedang ramai dibicarakan ialah
masalah hubungan antara rakyat dengan penguasa serta
batasan-batasan syar’i, berkenaan dengan hubungan ini. Syaikh
yang mulia, ada sekelompok orang yang berpendapat bahwa
perbuatan maksiat dan dosa besar yang dilakukan oleh para
penguasa merupakan alasan dibolehkannya melakukan
pemberontakan terhadap mereka. Dan merupakan alasan
wajibnya mengubah keadaan meskipun menimbulkan mudharat
atas kaum muslimin di negeri itu. Peristiwa-peristiwa yang
dialami oleh beberapa negeri Islam sangat banyak, bagaimana
pendapat Anda mengenai masalah ini ? (lagi…)

Bersandar kepada Akal

Ditulis dalam Aqidah, Hikmah oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 6, 2010

Di antara tipu daya syetan yang lain untuk mengeluarkan manusia
dari ilmu dan agama adalah ia menyulutkan pendapat bahwa firman
Allah dan sabda Rasul-Nya hanyalah teks-teks verbal yang tidak me-
ngandung keyakinan (kepastian). Selanjutnya syetan membisikkan bahwa hasil pemikiran yang pasti dan dalil-dalil yang meyakinkan hanyalah terdapat dalam metode filsafat dan para ahli kalam. Sehingga mereka pun terhalangi dari mengambil petunjuk dan keyakinan melalui cahaya Al-Qur’an, selanjutnya syetan membelokkan mereka pada logika Yunani, serta berbagai apa yang mereka miliki dari pengakuan-pengakuan dusta yang telanjang dari dalil. Syetan berkata kepada mereka bahwa itu adalah khazanah ilmu yang telah diuji oleh berbagai macam pemikiran, dan telah melalui ratusan abad dan zaman.

Perhatikanlah, betapa halus perdayaan dan makar syetan, hal yang
kemudian mengeluarkan mereka dari iman, sebagaimana seseorang
mengeluarkan seutas rambut dari adonan terigu.

Ighatsatul Lahfan – Ibnul Qoyyim Al Jauziyah

Menganggap Baik Perbuatan Mungkar

Ditulis dalam Hikmah oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 5, 2010

Termasuk tipu daya dan makar syetan adalah ia mengajak manusia
untuk bersikap baik, senang dan berseri-seri terhadap berbagai bentuk
dosa dan kemaksiatan. Karena itu, ia akan berpaling dan bermuka masam serta menekuk wajah terhadap orang yang tidak rela terhadap kejahatannya. Maka musuh menjadi baik karena ia diberi muka ceria, berseri-seri dan kata-kata yang manis, sehingga terjalinlah ikatan. Dan ketika orang itu ingin melepaskan diri dari musuhnya, ia tak mampu. (lagi…)

Pendapat dan Hawa Nafsu

Ditulis dalam Hikmah oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 4, 2010

Termasuk tipu daya dan makar syetan yaitu perkataan yang batil,
pendapat-pendapat yang rendah dan hayalan-hayalan yang bertentangan yang itu semua merupakan pemikiran sampah serta buih tak berguna yang dituangkan oleh hati yang gelap dan penuh keraguan, yang menyamakan antara yang hak dengan yang batil, dan yang salah dengan yang benar. (lagi…)

Download Kajian MP3 Arba’in Nawawiyan Hadits ke 5

Ditulis dalam Uncategorized oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 3, 2010

Penceramah : Ustadz Muhammad Umar As Sewed
Durasi : 00:25:50
Besar File : 5,91 MB
BitRate : 32 kbps (lagi…)

Shalat di masjid yang didirikan diatas kuburan

Ditulis dalam Aqidah oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 2, 2010

Kami sudah menjawab semua syubhat yang lalu. Dan sudah
ada kejelasan bagi pembaca, bahwa pengharaman
membangun masjid di atas kuburan mengandung hikmah
yang tidak bisa disangkal hingga hari kiamat tiba. Kami juga sudah
menjelaskan hikmah pengharaman itu. Maka ada baiknya kita
beralih ke masalah lain yang juga terkait erat dengan ketentuan
hukum ini, yaitu masalah shalat di masjid yang didirikan di atas
kuburan.

Sudah kami singgung di bagian muka, bahwa larangan
membangun masjid di atas kuburan secara langsung diikuti dengan
larangan mendirikan shalat di dalamnya. Sebab larangan terhadap
suatu sarana juga harus diikuti dengan larangan terhadap tujuan
dari sarana itu. Maka shalat di dalam masjid yang didirikan di atas
kuburan adalah dilarang. Larangan dalam kondisi seperti ini
harus dikategorikan dalam larangan terhadap sesuatu yang batil,
seperti yang sudah disepakati para ulama. Imam Ahmad dan dan
juga lain-lainnya menganggap shalat di dalamnya adalah batil.
Tapi bagaimana pun juga masalah ini perlu diuraikan secara jelas. (lagi…)

Kewajiban Orang yang Tidak Puasa Karena Telah Renta dan Karena Sakit

Ditulis dalam Fiqh oleh shirotholmustaqim di/pada Februari 1, 2010

Penulis: Asy Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Aalu Fauzan Rahimahullah


Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mewajibkan puasa atas kaum muslimin secara langsung bagi mereka yang tidak memiliki udzur dan dengan qadha bagi mereka yang memiliki udzur, yaitu mereka yang mampu mengerjakannya di hari-hari yang lain.

Ada golongan ketiga yang tidak bisa melakukan puasa, baik secara langsung maupun qadha. Misalnya, orang lanjut usia yang sudah sangat lemah dan orang sakit yang tidak bisa lagi diharapkan kesembuhannya. Golongan ini diberi keringanan oleh Allah Azza wa Jalla maka Dia mewajibkan kepadanya suatu pengganti puasa, yaitu memberi makan orang-orang miskin pada setiap hari setengah sha’ makanan pokok.

(lagi…)

Halaman Berikutnya »