Ummi Sang Mujahid (Bag. 3)

Kami terus berjalan menyusuri hamparan bumi nan luas. Hingga kami tiba di medan laga bersamaan dengan bersiap-siapnya matahari untuk terbenam.

Sesampainya, sang pemuda memaksakan diri menyiapkan hidangan berbuka untuk pasukan. Memang, hari itu kami berpuasa. Dan dikarenakan hal inilah juga khidmatnya kepada pasukan selama perjalanan, dia tertidur pulas. Pulas sekali hingga kami iba membangunkan. Akhirnya, kami sendiri yang menyiapkannya dan membiarkan si pemuda tidur.

Saat tidur, tiba-tiba bibirnya mengembang menghiasi wajahnya.
“Lihatlah, ia tersenyum!” kataku pada teman keheranan.
Read the rest of this entry

Ummi Sang Mujahid (Bag. 2)

Kesekoan harinya, aku bersama pasukan beranjak meninggalkan Recca.

Tatkala kami tiba di benteng Maslamah bin Abdul Malik, tiba-tiba dari belakang ada seorang penunggang kuda yang memanggil-manggil.

“Abu Qudamah!” serunya.

“Abu Qudamah, tunggu sebentar, semoga Allah merahmatimu.”

Kaki pun terhenti. Lalu aku berpesan kepada pasukan, “tetaplah di tempat hingga aku mengetahui orang ini.”

Read the rest of this entry

Ummi Sang Mujahid (Bag. 1)

Ikhwatal iman…

Jika antum ditanya, siapakah pahlawan yang senantiasa mewarnai lembaran perjuangan islam? Pasti yang bermunculan dalam benak kita adalah nama-nama harum seperti Anas bin Malik, Al Hasan, Al Husein, Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan sederet pahlawan islam lainnya.

Memang benar, mereka telah berkorban banyak untuk islam dan muslimin. Seolah setiap hembusan nafas, tetesan keringat, denyut nadi, air mata, darah, derap langkah, mereka korbankan untuk islam.

Sungguh.. sungguh kerdilnya kita di hadapan mereka!

Read the rest of this entry

Hukum memberikan darah kepada non muslim

(Fatwa Lajnah Daaimah : No.1325)

Pertanyaan: Apakah boleh mendonorkan darah pada orang yang berbeda agama? 

Jawaban:
Read the rest of this entry

Biografi Abu Qilabah

Semoga biografi (tarjamah) Abu Qilabah berikut bisa menambah faidah pada kisah hidup Abu Qilabah yang disampaikan akh Yahya alWindany

SEDIKIT BIOGRAFI TENTANG ABU QILABAH

Beliau dikenal dengan Abu Qilabah sebagai gelar (kunyah). Orang Arab biasa memiliki kunyah yang diawali dengan Abu atau Ibnu bagi laki-laki sedangkan bagi perempuan diawali dengan Ummu. Kadangkala kunyah tersebut lebih dikenal dibandingkan nama aslinya. Sebagai contoh, Abu Hurairah adalah nama kunyah, sedangkan nama aslinya adalah Abdurrohman bin Shokhr. Orang lebih mengenal kunyah-nya dibandingkan nama aslinya.

Read the rest of this entry

Kisah Penggugah Hati (Bag. 4)

Selepas menguburkannya, empat orang tadi kembali pulang. Aku juga menuju pos penjagaanku di perbatasan.

Ketika kegelapan menutup tirainya ke atas alam dan mataku tertidur lelap, tiba-tiba aku terseret ke dalam dimensi lain.

Ini.. ini sebuah taman. Namun ini bukan taman biasa. Ini taman surga.
Read the rest of this entry

Kisah Penggugah Hati (Bag. 3)

Walaupun berat aku harus mengatakannya, “aku telah menemukan putramu. Aku menemukannya di antara gundukan pasir.. tewas diterkam binatang buas. Semoga Allah melipatgandakan pahalamu.. semoga Allah menyabarkanmu.”

~~~ Subhanalloh! Tak ada keluhan yang keluar dari lisannya. Tak ada kekecewaan yang tersirat dari raut wajahnya. Justru yang terucap hanyalah tahmid kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sebagai simbol relief yang telah terpahat dalam kalbunya.

Alhamdulillah. Iya. Hanya “alhamdulillah” yang keluar dari bibirnya. Subhanalloh! ‘Abdulloh bin Muhammad melanjutkan,-pent ~~~
Read the rest of this entry

Kisah Penggugah Hati (Bag. 2)

Aku berusaha menguatkan tekad untuk membantunya, melangkahkan kaki mencari tahu tentang anaknya. Sambil berjalan, aku menyelami pikiranku. Tentang orang tua tadi, juga anaknya.

Tiba-tiba, sontak lamunanku berhenti mengikuti langkah kakiku. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Itu anaknya! Itu anaknya! Tewas diterkam dan dimakan binatang buas.

Bagaimana aku mengatakan kepada orang tadi? Berat nian deritanya.
Read the rest of this entry

Kisah Penggugah Hati (Bag.1)

Setiap bani adam yang hidup di dunia ini tentunya mengharapkan sebuah kebahagian. Benar bukan? Lalu, bagaimana cara mendapatkannya?

Imam Ibnul Qoyyim dalam “Waabilush Shoyyib” juga Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab dalam risalah “Qowa’idul Arba’” menyebutkan bahwa pokok kebahagiaan ada tiga: ketika diberi bersyukur, ketika diuji bersabar dan jika salah beristighfar.

Semoga kisah Abu Qilabah ini bisa memberi inspirasi buat kita tentang makna syukur dan sabar, bidznillah.
Read the rest of this entry

Makna Al Qohhar (Maha Perkasa)

Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc

Di antara al-Asma’ul Husna adalah al-Qahir ( الْقَاهِرُ ) dan al-Qahhar ( الْقَهّ) ).Nama Allah Subhanahu wata’ala al-Qahir tersebut dalam firman-Nya,

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ

“Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.” (al-An’am: 18)

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ

“Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba- Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikatmalaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikatmalaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.” (al-An’am: 61) Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 731 pengikut lainnya.