Beda taubat dengan istighfar

As Syaikh Bin Baz rahimahullah:

”Taubat adalah rasa penyesalan dari sesuatu yang telah berlalu (dari dosa) dan meninggalkannya serta bertekad untuk tidak  kembali melakukannya, inilah yang disebut dengan Taubat..

Adapun Istighfar maka terkadang berbentuk Taubat dan Terkadang hanya sebatas ucapan saja.. Read the rest of this entry

Wajib menghormati ulama

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullahberkata,

“Kaum muslimin wajib menghormati para ulama karena mereka adalah pewaris para nabi.

Melecehkan mereka berarti melecehkan kedudukan mereka sebagai pewaris Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sekaligus ilmu syariat yang mereka bawa.

Barang siapa berani melecehkan ulama, tentu lebih berani melecehkan kaum muslimin selain mereka. Read the rest of this entry

Al Qaeda dan ISIS tidak mewakili islam

Penjelasan asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad alu asy-Syaikh

Mufti Umum Kerajaan Arab Saudi; 

Ketua Dewan Ulama Besar; 

Ketua Umum Komite Tetap untuk Pembahasan dan Fatwa

Segala pujian hanya milik Allah Rabb alam semesta. Semoga shalawat dan salam selalu terlimpah kepada Nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan seluruh sahabat beliau.

Amma ba’du, Read the rest of this entry

Waktu dzikir pagi dan sore

Fatwa Asy-Syaikh Abdullah bin Utsman Adz-Dzammary hafizhahullah

Soal: Kapan dimulai waktu berdzikir, dzikir pagi dan petang, dan kapan berakhirnya? Berikan saya faedah semoga Allah memberkahi Anda..

Jawaban : Read the rest of this entry

Memukul istri bukan sifat suami yang baik

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafizhahullah

Wahai segenap ikhwah, memukul istri walaupun diperbolehkan tetapi hal itu bukan perkara yang disukai oleh para suami yang mulia dan memiliki keutamaan. Oleh karena inilah Aisyah radhiyallahu anha mengatakan:

مَا ضَرَبَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ امْرَأَةً قَطُّ وَلَا خَادِمًا، ولَا انْتَقَمَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِنَفْسِهِ قَطُّ إِلَّا أَنْ تُنْتَهَكَ حُرْمَةُ اللهِ، فَيَنْتَقِمُ لِلَّهِ.

“Rasulullah shallallahu alaihi was sallam tidak pernah memukulkan tangannya kepada istri maupun pelayan beliau sama sekali, dan Rasulullah shallallahu alaihi was sallam juga tidak pernah membalas karena pribadi beliau sama sekali, kecuali jika apa yang haramkan oleh Allah dilanggar, maka ketika itu beliau membalas karena Allah.” (Lihat: Shahih Muslim no. 2328 –pent) Read the rest of this entry

Selalu berbaik sangka kepada Allah apapun yang menimpanya selama berada diatas kebenaran

Al-Allamah Abdurrahman bin Yahya Al-Mu’allimy Al-Yamany rahimahullah

Sebagian orang pernah bercerita kepadaku bahwa ada seseorang yang kebiasaannya mencium kuku kedua ibu jarinya ketika dia mendengar muadzin mengucapkan: “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.” Kemudian dia meninggalkannya ketika ada salah seorang ulama mengatakan kepadanya bahwa hal itu adalah perbuatan bid’ah dan hadits yang diriwayatkan tentang perkara tersebut dihukumi oleh para ahli hadits sebagai riwayat dusta.

Ketika dia meninggalkan kebiasaannya tersebut maka dia ditimpa rasa sakit di kedua matanya. Maka dia pun berusaha untuk mengobatinya dengan berbagai macam obat. Namun berbagai macam obat tersebut tidak mempan, sampai ada sebagian orang-orang shufi mengatakan kepadanya: “Makanya hendaknya engkau meneruskan mencium kedua ibu jarimu ketika adzan!”
Read the rest of this entry

Poligami lebih utama jika terpenuhi syarat-syaratnya

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Poligami lebih utama dibandingkan hanya menikah dengan satu istri saja, karena akan memperbanyak keturunan umat ini dan memperbanyak upaya menjaga kemaluan para wanita yang belum memiliki suami. Hanya saja hal itu dengan syarat seorang pria memiliki kemampuan secara materi, fisik, dan kemampuan menerapkannya, hal ini dengan berlaku adil diantara para istri.

Adapun jika seseorang menikah dalam keadaan takut tidak mampu berlaku adil, maka hal itu haram atasnya. Karena Allah Ta’ala berfirman: Read the rest of this entry

Kisah indah dari medan jihad

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﻣﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ.

Telah bercerita Abu Idris rohimahulloh:

“Datang kepada kami seorang lelaki dari penduduk kota Madinah yg di panggil dgn nama Ziyad. Maka kami pergi  berperang bersamanya di Saqilah yaitu salah satu daerah di Romawi.

Dalam pasukan perang itu aku menjadi akrab dengan Ziyad dan  seorang lagi yg juga dari kota Madinah dan jadilah kami tiga serangkai yg senantiasa berdekatan. Read the rest of this entry

Mimpi Melihat Nabi

Disebutkan dalam hadits Rasulullah n:

مَنْ رَآنِيْ فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَتَمَثَّلُ بِيْ

“Siapa yang melihatku dalam mimpi maka sungguh ia benar-benar telah melihatku karena setan tidak bisa menyerupaiku.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Sebagian orang mengaku bahwa Nabi n mendatanginya dalam mimpi dan memberinya wirid/bacaan-bacaan yang harus diulangnya sekian kali. Yakni, dia diminta mengucapkan wirid tersebut dalam rangka ibadah dan agar dia memberitahukannya kepada orang lain. Tentu pengakuan seperti ini bertentangan dengan ayat yang mulia:

“Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kalian agama kalian, telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama kalian.” (al-Maidah: 3)
Apakah pengakuan orang seperti itu benar atau dusta?

Jawab: Read the rest of this entry

Aku belajar sabar dari anak kecil

Fudhail bin Iyyadh rahimahullah berkata:

“Aku belajar sabar dari seorang anak kecil. Suatu kali ketika aku pergi ke masjid, aku menjumpai seorang ibu memukul anak laki-lakinya di dalam rumahnya. Maka anaknya tersebut berteriak lalu membuka pintu dan lari. Lalu ibunya tadi menutup pintu rumah. Ketika aku pulang dari masjid, aku jumpai anak tadi setelah menangis sebentar dia tertidur bersandar pada daun pintu dengan tujuan mengarapkan belas kasihan ibunya. Maka hati ibunya pun terenyuh dan membukakan pintu untuk anaknya tersebut.” Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 817 pengikut lainnya.